EQUITYWORLD FUTURES – Emas berjangka diperdagangkan lebih rendah pada hari Selasa seiring investasi haven kehilangan daya tariknya setelah volatilitas pasca-Brexit dalam pasar berisiko mereda, namun logam mulia tetap berada di dekat harga tertinggi dalam dua tahun.

Emas telah naik dalam beberapa sesi beruntun setelah keputusan bersejarah di Inggris dan gejolak pasar imbas keluarnya Inggris dari Uni Eropa. Voting Brexit, akhir pekan lalu, mengirim saham dan mata uang terpilih jatuh, membuat investor beralih ke dalam asset yang berisiko lebih rendah seperti emas, tapi saham disebutkan akan lebih tinggi hari ini.

Selasa pagi, emas Agustus turun $ 10,40, atau 0,8%, ke level $ 1,314.30 per ounce. Emas ditutup di level $ 1,324.70 per ounce Senin, level penetapan tertinggi sejak 11 Juli 2014, menurut data FactSet.

Di antara ETF, SPDR Gold Trust turun 1%. VanEck Vector Gold Miners ETF jatuh 1,6%.

Data ekonomi pada hari Selasa sejauh ini memiliki dampak terbatas pada perdagangan emas. Dalam revisi, tingkat pertumbuhan tahunan ekonomi AS pada kuartal pertama naik lagi menjadi 1,1%, namun masih salah satu persentase terlemah dalam beberapa tahun terakhir. Pembacaan itu diasumsikan oleh sebagian besar analis akan membantu menjaga Federal Reserve untuk tidak menaikan suku bunga saat ini. Emas cenderung kehilangan nilai di lingkungan suku bunga yang lebih tinggi. Data kepercayaan konsumen dirilis pada hari Selasa. – Equity world Futures