Satu Flight atau tiga pesawat tempur TNI AU jenis F-16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 3 Lanud Iswahyudi, Madiun telah mendarat Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma Jakarta.

Keberadaan pesawat tempur tersebut guna melaksanakan tugas Pengamanan Ibukota (Pam Ibukota) hingga 14 Juli 2014 mendatang.

Terdapat 54 crew sebagai pendukung, 7 diantaranya merupakan penerbang dan 8 Perwira Teknik (Patek) dipimpin oleh Mayor Pnb Alimin.

Sementara itu Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Budiman mengemukakan sebanyak 35.000 personel TNI Angkatan Darat, akan diterjunkan untuk membantu kepolisian dalam mengamankan pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014. Hal ini dilakukan demi menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa Indonesia.

“TNI AD akan membantu kepolisian dalam menjaga keamanan selama Pilpres. Kami akan siapkan aparat teritorial, mulai dari Babinsa, personel Koramil, Korem, Kodim hingga Kodam,” kata Jenderal TNI Budiman.

Sejumlah prajurit TNI tersebut akan disebar di seluruh wilayah Indonesia. Mereka dituntut untuk terus mengawal penyelenggaraan pesta demokrasi serta melakukan pengawasan terhadap titik rawan yang dapat mengacaukan pelaksanaan Pilpres.

Untuk pengamanan Jakarta, Kodam Jaya telah menyiagakan 73 SSK (Satuan Setingkat Kompi) atau sekitar 7.300 personel dari internal Kodam.