EQUITYWORLD FUTURES – Satu pekan sudah, Susi Pudjiastuti menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Tetapi, kinerjanya tersebut telah mendapat apresiasi dari publik.

Mulai hari ini, salah satu kebijakan di internal yang diambilnya adalah memajukan jam kerja karyawan menjadi pukul 07.00 sampai 15.00. Ini dilakukan, agar pegawai datang ke kantor tidak stres dan pulang tidak terjebak kemacetan Jakarta. Bahkan, diapun sudah memerintahkan pejabat eselon I, satu kantornya satu gedung dengan dirinya untuk memudahkan koordinasi.

Bukan hanya gebrakan internal, dalam satu pekan menjadi menteri, Susu langsung melakukan pertemuan dengan TNI Angkatan Laut untuk saling membuka data, bertemu Kamar Dagang dan Industri memaparkan programnya, serta rapat dengan jajarannya membahas berbagai masalah kelautan dan perikanan.

Dengan gayanya yang nyentrik, tetapi mempunyai konsep dalam memajukan perikanan, susi mendapatkan apresiasi dari publik maupun kolegannya. Lantas siapa saja yang memuji menteri yang hanya berijazah SMP tapi fasih dalam berbahasa inggris dan sukses dalam usaha perikanan? berikut ulasannya.

1. Presiden Jokowi sebut susi orang ‘gila’

 

Presiden Jokowi mengaku senang dengan cara kerja Susi Pudjiastuti yang dalam jam-jam pertama pekerjaannya membuka kesadaran publik bagaimana potensi laut kita dicuri nelayan asing. “Juga target-target atas Kementerian Perikanan dan Kelautan yang bisa memberikan devisa pada negara,” kata Jokowi.

Menurutnya, bukan persoalan mudah untuk membangun industri kelautan, Lanjut Jokowi, apalagi lautan Indonesia menjadi ajang illegal fishing. “Namun tidak ada jalan lain, demi kesejahteraan nelayan-nelayan, demi rakyat kita yang bisa menikmati ikan laut dengan harga murah karena distribusinya yang lancar maka kita harus kerja keras untuk itu,” tutur Jokowi.

Presiden bahkan, mengungkapkan percakapan dengan Susi Pudjiastuti saat mengangkatnya menjadi menteri Perikanan dan Kelautan. Susi merasa kaget dan bertanya kepada Jokowi, kenapa dirinya yang sering disebut gila diangkat jadi menteri. “Ya Saya memang butuh orang ‘gila’ untuk melakukan terobosan,” tegas Jokowi yang diunggah dalam akun Facebook resminya, Sabtu (1/11).

2. NU apresiasi Susi soal impor garam

 

Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) langsung memberikan apresiasi pada Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti atas penolakannya terhadap impor garam.

Kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Pengurus Besar NU, memberikan apresiasi atas langkah-langkah cepat, berbagai terobosan, dan gebrakan yang dilakukan Menteri Susi Pudjiastuti dalam memimpin kementerian untuk peningkatan dan kemajuan sektor kelautan dan perikanan.

“PBNU mengharapkan langkah-langkah Kementerian Kelautan dan Perikanan sekarang dilakukan secara konsisten, istiqomah dan tidak tergoda kepentingan pragmatis, berpihak kepada kepentingan rakyat, nelayan, masyarakat pesisir dan rakyat Indonesia,” ungkapnya.

3. Mendag siap siap kerjasama

 

Peningkatan kesejahteraan nelayan adalah fokus kerja yang ingin dikejar oleh Joko Widodo. Berbagai persoalan maritim selama ini menghambat peningkatan kesejahteraan tersebut. Terutama karena nelayan tidak punya pasar.

Menteri Perdagangan Rachmat Gobel mengaku, bakal berkoordinasi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, untuk membicarakan pemasaran dan perdagangan hasil tangkapan nelayan. Kerjasama itu, harus segar dilakukan agar segala persoalan lekas selesai. “Nanti saya mau bicara dengan Kementerian Kelautan,” kata Gobel di Jakarta, Sabtu (1/11) malam.

Bahkan, Dia berencana menguatkan standarisasi nasional agar lebih kuat dan mampu menyaingi bangsa lain. “Misalnya Jepang, di sana enggak gampang. Ukuran udang misalnya, sudah pasti (ukurannya). Nah di situ lah ada aturan standar,” katanya.

4. Kadin surprise dengan kinerja susi

 

Di hadapan pengusaha, Susi Pudjiastuti bercerita soal kondisi kelautan dan perikanan nasional. Paparannya membuat pengusaha kagum dan mengapresiasi langkah cepat Susi.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dinilai praktikan ilmu lapangan dan mengurus industri perikanan. Sikap itu, dinilai positif bagi kalangan pengusaha khususnya yang membidangi sektor Kelautan dan Perikanan.

“Dengan kita memiliki Menteri yang paham dengan masalah dan bisnis penerimaan kita punya peluang baik untuk menghasilkan kebijakan di Kelautan dan Perikanan ini.Kita semua surprise karena beliau sangat menguasai bidang ini,” ucap Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryo Bambang Sulisto.