Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar apel bulanan di halaman depan Balai Kota DKI Jakarta. Apel ini dipimpin langsung Kepala Satpol PP, Kukuh Hadi Santoso. Pada kesempatan ini, Kukuh memberikan hukuman push up kepada tiga kepala seksi operasional (Kasiops).

Hukuman ini diberikan karena Kukuh kecewa kepada ketiga kasiops yang tidak membawa masing-masing 100 anggota Satpol PP. Mereka adalah Kasiops Jakarta Timur Agus, Kasiops Jakarta Utara Andri, dan Kasiops Jakarta Barat Lamsar.

“Saya perintahkan setiap wilayah membawa anggotanya 100. Jakarta Utara cuman 6. Artinya apa, berati kamu meyepelekan pimpinan. Yang seperti ini tidak terus dipertahankan. Saya akan tegas. Satpol PP harus lain dari yang lain. Apa kata pimpinan dilaksanakan,” tegasnya saat Apel Bulanan di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (24/9).

Kukuh menegaskan dirinya akan melakukan pengawasan mulai dari perilaku hingga cara berpakaian. Sebab dia menilai, saat ini masih banyak yang melakukan penyimpangan.

“Saya sudah tahu mana yang baik, mana yang tidak. Saya bukan pemimpin yang hanya dilaporin, karena kebanyakan yang dilaporin itu beritanya tidak benar. Kalau saya memindahkan orang, itu karena kinerja baik atau buruk. Itu saya sendiri yang putuskan, bukan karena orang,” tutupnya.