Sampai detik ini, masih banyak dinosaurus-dinosaurus yang belum terindetifikasi secara keseluruhan. Satu lagi spesies purbakala berhasil ditemukan dalam bentuk burung besar.

Sebuah fosil burung besar ditemukan di daratan China. Apabila hanya sekadar burung seperti pada umumnya saja mungkin tidak mengejutkan, namun fosil ini memperlihatkan bahwa burung yang diberi nama Changyuraptor yangi ini memiliki 4 sayap dengan ekor yang panjang.

C. yangi
Bulu-bulunya yang rata-rata memiliki panjang 30 cm itu diperkirakan menjadi kunci utama ketika hewan ini terbang. Dinosaurus yang telah memfosil sekitar 125 juta tahun ini sangat komplet mulai dari bulu-bulunya sampai hal detail lainnya.

“C. yangi seperti seekor kalkun dengan ekor yang sangat panjang,” ujar Dr Alan Turner dari Stony Brook University, seperti dikutip dari The Guardian (15/07).

Fosil dinosaurus satu ini ditemukan di provinsi Liaoning, China. Di tempat tersebut juga sering ditemukan banyak fosil lainnya dalam beberapa dekade ini.