EQUITYWORLD FUTURES – Warga di sekitar pul bus yang disewa PT Trans Batavia, Rawa Buaya, Jakarta Barat, mengaku mendengar ledakan yang cukup keras ketika kebakaran melanda pul tersebut, Selasa (1/9/2015) malam.

Beberapa warga mengatakan, efek ledakan tersebut hingga membuat kaca kendaraan yang berada dalam jarak cukup jauh sedikit retak.

“Awalnya kelihatan asap kok banyak, lama-lama asapnya tebal sampai tinggi. Dari jauh kelihatan. Enggak berapa lama, kedengaran suara ledakan. Saya ada di sana, jauh begitu, masih kedengaran kencang,” kata Anggoro (38), salah satu saksi mata yang berada di lokasi, kepada Kompas.com.

Anggoro saat itu sedang berada di dekat tempat parkir mobil milik Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta yang berjarak satu kilometer lebih dari pul yang terbakar.

Sesaat setelah ledakan, Anggoro melihat sendiri ada kaca mobil di sana yang retak. Saksi mata lainnya, Dara (23), mengaku mendengar ledakan dua kali. Satu ledakan besar, satu lagi ledakan kecil.

Setelah dua ledakan itu, tidak beberapa lama, petugas pemadam kebakaran langsung memadamkan api di lokasi dalam waktu singkat.

Kepala Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Barat Pardjoko melalui keterangannya mengungkapkan, kebakaran terjadi pada pukul 18.30 WIB, dan mulai bisa dipadamkan sekitar pukul 19.00 WIB.

Dari peristiwa tersebut, ada 15 transjakarta yang terbakar. Menurut pantauan Kompas.com di lokasi, tempat bus-bus yang diparkir itu cukup jauh dari permukiman warga karena dibatasi oleh tanah lapang.

Namun, warga menyebutkan, di belakang pul terdapat tempat pengisian bahan bakar gas (BBG). Pihak PT Transjakarta belum mendapatkan informasi terkait penyebab kebakaran tersebut dari penyewa pul, yakni PT Trans Batavia.

Lahan tersebut dimiliki Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang disewa PT Trans Batavia untuk operasi transjakarta di Koridor III.