Guna mendukung pembangunan Mass Rapid Transit (MRT), PT MRT Jakarta akan melakukan relokasi jembatan penyeberangan orang (JPO) di sekitar Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pemindahan akan dilaksanakan pada 13 Oktober 2014 mulai pukul 22.00 – 05.00 WIB.

Untuk menghindari kepadatan kendaraan, akan ada penutupan sementara yang dilakukan secara bertahap di Jalan Mahakam dan Jalan Panglima Polim. Di tempat yang sama, PT MRT Jakarta juga melakukan konstruksi pemancangan tiang pancang untuk elevated section.

“Sebelum dibangun tiang pancang atau pondasi untuk jalur layang MRT, dilakukan pekerjaan relokasi JPO di Blok M. Untuk mendukung mobilitas masyarakat, maka sementara akan difungsikan pedestrian path yang melalui taman antara Jl Mahakam dan Jl Panglima Polim Raya serta zebra cross di depan taman Martha Tiahahu dan Gedung Kejaksaan Agung,” ujar Direktur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestami dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (10/10).

Dono juga menambahkan bahwa wilayah Blok M merupakan wilayah padat apalagi pada jam-jam tertentu. Wilayah itu akan menjadi lebih padat ketika pekerjaan relokasi JPO Berlangsung.

“Nantinya di wilayah Blok M, akan menjadi semakin padat, dikarenakan akan terjadi konsentrasi alat-alat berat yang akan digunakan untuk pekerjaan relokasi JPO Blok M. Kami sadar hal ini akan berdampak tidak hanya bagi pelintas kendaraan di sekitar Blok M, namun juga bagi para pejalan kaki,” tutur Dono Boestami.