EQUITYWORLD FUTURES – Tingkat keterisian hotel di Larantuka melonjak seiring dengan penyelenggaran balap sepeda Tour de Flores 2016.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Timur, Marius Ardu Jelamu, keterisian kursi penerbangan ke Larantuka juga sudah penuh sejak beberapa hari lalu.

“Hotel semua full, ini kami tidak lagi mendapatkan kamar di Larantuka,” ujar Marius kepada Kompas.com, Rabu (18/5/2016) malam.

“Penerbangan ke Larantuka, susah. Sudah tidak bisa lagi membeli tiket secara mendadak. Jadi satu atau dua minggu sebelum pembukaan Tour de Flores ini harus sudah dipesan,” lanjut Marius.

Situasi tersebut, kata dia, tidak hanya terjadi di Larantuka. Beberapa daerah lain yang jadi bagian etape Tour de Flores, yakni Maumera, Ende, Bajawa, dan Labuan Bajo, keterisian kamar hotel dan pesawat sudah penuh.

Pemerintah Provinsi  NTT mengakui ada keterbatasan infrastuktur penginapan di Larantuka dan daerah kain yang disinggahi para pebalap sepeda Tour de Flores.

Meski begitu, ia memastikan bahwa hotel-hotel yang ada sudah sangat siap menyambut para wisatawan yang datang lantaran magnet penyelenggaraan Tour de Flores 2016.

Untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan itu, Pemerintah Provinsi NTT sudah menjalin kerjasama dengan rumah khalwat susteran yang ada disejumlah daerah di NTT.