Setelah era ponsel perlahan tersapu oleh kedatangan perangkat mobile pintar atau smartphone, kini kejadian terulang lagi dengan hadirnya produk tengahan antara smartphone dan tablet.

Jika beberapa tahun terakhir ini, smartphone menjadi idola setelah tumbangnya dinasti ponsel. Maka tablet adalah versi besar dari smartphone.

Sayangnya, tablet adalah perangkat mobile yang kurang leluasa untuk dibawa ke mana-mana karena ukurannya, sedangkan smartphone terlalu kecil untuk tugas-tugas yang dapat dilakukan oleh tablet. Oleh karenanya, diciptakan produk tengahan keduanya yang disebut phablet.

Sebelumnya, phablet kurang begitu populer karena smartphone dan tablet masih menjadi idola bagi semua orang. Namun ketika era teknologi terus mengalami kemajuan, pemikiran manusia juga mulai berubah-ubah.

Dari awalnya yang hanya suka menggunakan perangkat dengan layar kecil atau layar besar, kini mulai suka menggunakan perpaduan keduanya. Banyak vendor sekarang ini sudah mulai mengeksplorasi dan melakukan terobosan dengan menelurkan sekumpulan produk dalam kategori phablet. Seperti contohnya saja, HTC dengan HTC One M8, Xperia Z Ultra, LG G3 dan banyak lagi.

Dikutip dari Android Pit (21/07), ketertarikan masyarakat sekarang ini menggunakan produk-produk dalam kategori phablet karena selain rasio dimensinya kecil, kepadatan ppi layarnya serta fitur dan kemampuannya tidak kalah dengan tablet.

Selain itu, masalah mudah dibawa dan digunakan ke mana saja juga merupakan salah satu alasan kenapa perangkat mobile yang miliki tubuh sedikit lebih besar dari smartphone ini populer.

Tentunya menjadi satu hal yang cukup riskan bagi vendor yang hanya memproduksi smartphone atau tablet saja, karena tren pasar sudah mulai bergeser dan phablet menjadi idola karena berhasil menggabungkan kemampuan antara smartphone dan tablet.

Bahkan sekarang ini, tidak sedikit dari vendor-vendor baik yang terkenal atau juga yang masih bertahap lokalan, sudah mengeluarkan produk phablet mereka untuk segmen lo-end sampai mid-end, tentunya dengan harga yang murah dan spesifikasi yang tidak begitu mengecewakan.

Pastinya, semua produk akan memiliki pendukung sendiri-sendiri. Ada yang tetap nyaman dengan menggunakan smartphone, ada yang lebih puas menggunakan tablet, ada yang suka menggunakan phablet dan bahkan ada pula yang masih cinta mati dengan ponsel. Semua kembali ke selera pengguna. Bagaimana dengan Anda?