EQUITYWORLD FUTURES – Pasar saham Indonesia masih menanjak. Pada transaksi Kamis (15/10/2015), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,54 persen menjadi 4.507,19. Sejumlah analis memprediksi aksi profit taking bakal mewarnai perdagangan di akhir pekan ini, Jumat (16/10/2015).

Analis Sucorinvest Central Gani Achmad Yaki Yamani memproyeksikan, indeks saham lokal hari ini bakal bergerak berfluktuasi, dengan kecenderungan menguat. “Meski dibayangi aksi profit taking,” tutur dia, yang memprediksi IHSG hari ini di rentang 4.477-4.567.

Secara teknikal, pergerakan IHSG memunculkan doji candle dengan MACD dan momentum masih naik. Adapun RSI menguat, namun Stochastic bergerak turun.

Analis Reliance Securities, Lanjar Nafi Taulat menjelaskan, secara teknikal IHSG cenderung bearish setelah gagal menguji support moving average (MA) 7. Indikator stochastic cenderung bearish dengan momentum yang terus melemah.

Lanjar memprediksi, IHSG hari ini bergerak mixed cenderung tertekan dengan rentang 4.425-4.580. “Pasar tengah menunggu tingkat inflasi dan neraca perdagangan yang diekspektasikan positif,” ungkap dia.