EQUITYWORLD FUTURES – Pengembang Imanan Land membangun perumahan subsidi di Cikarang dengan nama Pilar Imanan Residence. Lokasi perumahan ini tepatnya di Jalan Raya Pilar, Serang, Cikarang Selatan, Bekasi.

Karena menggunakan subsidi program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan perumahan (FLPP) dari pemerintah, harga rumah termurah adalah Rp 120 juta-an.

Menjelang akhir tahun 2015, Imanan Land mengadakan Gebyar Promosi Cuci Gudang. Pembeli akan mendapatkan diskon 15 persen untuk pembelian tunai keras, diskon Rp 10 juta dan 15 juta uang muka.

Selain itu juga subidi Rp 10 juta untuk biaya proses Kredit Pemilikan Rumah (KPR), dan gratis biaya Bea Perolahan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Akta Jual Beli (AJB), dan Balik Nama (BN).

“Kami juga memberikan hadiah pompa air. Diskon ini berlaku untuk tipe Niobi dan Titani,” ujar Sales Pilar Imanan Residence, Nuri, Sabtu (28/11/2015).

Rumah termurah adalah tipe Paladi, harganya mulai dari Rp 126,5 juta dengan uang muka Rp 1,5 juta. Tipe ini, memiliki luas bangunan 27 meter persegi dan luas tanah 60 meter persegi. Plafon KPR-nya senilai Rp 125 juta.

Sementara dengan perkiraan bunga KPR BTN 5,0 persen, maka cicilannya adalah sebesar Rp 1,3 juta untuk 10 tahun, Rp 1.003.618 untuk 15 tahun, dan Rp 835.965 dalam 20 tahun.

Selain rumah subsidi, Imanan Land juga menyediakan rumah non-subsidi LFPP. Harganya masing-masing Rp 200 juta dan Rp 270 juta untuk tipe Niobi dan Titani.

Tipe Niobi memiliki luas bangunan 27 meter persegi dan luas tanah 60 meter persegi, sedangkan tipe Titani 36/72.

Untuk membeli rumah tipe Niobi, konsumen harus menyediakan uang muka Rp 30 juta. Dengan perkiraan bunga KPR BTN 9,99 persen, cicilannya Rp 3,7 juta untuk 5 tahun, Rp 2,3 juta untuk 10 tahun, Rp 1,8 juta untuk 15 tahun, Rp 1,6 juta untuk 20 tahun dan Rp 1,5 juta untuk 25 tahun.

Sementara untuk tipe Titani, uang muka yang dibebankan kepada konsumen adalah Rp 45 juta. Cicilan per bulannya mulai dari Rp 4,9 juta untuk 5 tahun, Rp 3 juta untuk 10 tahun, Rp 2,4 juta untuk 15 tahun, Rp 2,2 juta untuk 20 tahun, dan Rp 2,0 juta untuk 25 tahun.

Di luar biaya tersebut, ada biaya posisi strategis sebesar Rp 2 juta. Harga jual non-subsidi juga belum termasuk biaya proses KPR dan asuransi.