EQUITYWORLD FUTURES – Raksasa teknologi dunia Microsoft mengumumkan bakal membeli jejaring sosial profesional LinkedIn dengan harga 26,2 miliar dollar AS.

Kalau aksi korporasi ini terwujud, maka ini akan menjadi merger teknologi terbesar sepanjang sejarah.

Microsoft dikabarkan membayar 196 dollar AS per lembar saham LinkedIn.

Ini 50 persen lebih mahal dari harga saham LinkedIn pada akhir perdagangan di lantai bursa pekan lalu.

Mengutip CNN Money, setelah pengumuman tersebut, saham LinkedIn pada perdagangan Senin (13/6/2016) langsung melonjak naik, sementara saham Microsoft tergelincir 4 persen.

LinkedIn sejak lama dikenal sebagai salah satu jejaring sosial dengan kinerja terbaik di lantai bursa AS.

Meskipun demikian, dalam enam bulan terakhir, cemerlang sahamnya meredup ketimbang saham Facebook yang terus menanjak.

LinkedIn sendiri meraup pendapatan sebesar 3 miliar dollar AS di tahun 2015, naik 35 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan memiliki 433 juta anggota di seluruh dunia.

Pihak LinkedIn menyatakan, brand LinkedIn akan tetap eksis pasca aksi korporasi oleh Microsoft tersebut.

Jeff Weiner akan tetap menjabat CEO LinkedIn, namun ia harus melapor kepada CEO Microsoft Satya Nadella.

“Tim LinkedIn telah berhasil menumbuhkan bisnis yang fantastis, berpusat pada bagaimana menghubungkan para profesional di dunia. Bersama kita bisa mengakselerasi pertumbuhan LinkedIn dan juga Microsoft Office 365,” ujar Nadella.