EQUITYWORLD FUTURES – Sebagain besar model sepeda motor baru yang dipasarkan kini mulai mengandalkan komponen aki kering sebagai sumber tenaga listriknya. Jenis aki ini relatif “free maintenance”, tapi wajib dicek level tegangannya dalam interval waktu tertentu untuk memastikan kondisinya tetap prima.

Fungsi aki sangat penting bagi sepeda motor karena menjadi sumber tenaga bagi sistem injeksi, starter, dan komponen elektrik lain pada sepeda motor. Jangan sampai ketika mau menghidupkan mesin lewat starter elektrik, sepeda motor tidak hidup.

Lantas bagaimana cara mengetahui kondisi aki tetap prima? Salah satunya bisa dengan mengandalkan aksesori tambahan voltmeter yang bisa dipasang di sepeda motor kesayangan. Anjuran ini disampaikan oleh Toni pemilik bengkel sepeda motor T2M di Jalan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

“Penting fungsinya, jadi tanpa harus mogok terlebih dahulu kita sudah punya ancang-ancang untuk mengganti atau men-charge aki tersebut,” ujar Toni saat ditemui Otomania di Hollywood motor di sentra penjualan aksesori Jalan Otista Raya Kampung Melayu, Rabu (15/7/2015).

Toni menambahkan, jika setelah dipasang dan motor dinyalakan, voltmeter menunjukkan angka 11 volt maka kondisi aki sudah cukup kritis, dan segera ganti atau lakukan pengecasan. Namun jika angka yang ditunjukkan yaitu 10 volt maka aki sudah saatnya diganti dengan yang baru, karena sudah tidak bisa lagi di charge.

“Normalnya di atas 12 volt. Dalam kondisi on tanpa digas biasanya 12,4 volt dan jika diajak berkendara, angka akan bergerak ke angka 13 volt atau lebih,” ujar Toni.

Voltmeter bisa dibeli di toko-toko yang berada di sentra penjualan aksesori  seperti Otista atau Kebon Jeruk III. Toko Hollywood sendiri yang berlokasi di jalan Otista menjual Voltmeter merek Kitaco dengan harga Rp 335.000.