EQUITYWORLD FUTURES – Pernahkah Anda sedang berada di parkiran pusat perbelanjaan yang sibuk, dan menemukan mobil yang diparkir paralel tapi tidak bisa didorong? Biasanya itu adalah mobil matik dan pengemudinya memang tidak mengaktifkan rem parkir, tapi lupa menggunakan shift lock.

Kebanyakan mobil matik modern sudah memiliki tombol shift lock pada sistem tuas transmisinya. Namun, ternyata masih banyak penggunanya yang masih belum mengetahui fungsi fitur tersebut.

Tombol shift lock sebenarnya dibuat sebagai salah satu fitur keselamatan pada kendaraan matik. Secara fungsi, fitur ini berguna untuk menetralkan posisi transmisi mobil matik. Ini berfungsi saat parkir, terutama ketika parkir paralel.

“Ada dua fungsi dari shift lock. Satu untuk keselamatan, satu lagi untuk memudahkan pengguna mobil matik, khususnya ketika sedang parkir,” papar Arifani Perbowo, Logistic and Production General Manager PT Kia Mobil Indonesia saat dihubungi Otomania, Senin (21/12/2015).

Menurutnya, ketika mobil matik diharuskan parkir tanpa harus menarik tuas rem tangan dan posisi transmisi netral, dengan tujuan agar mobil mudah dipindahkan, di sinilah tombol shift lock bekerja. Dengan menekan tombolnya, tuas transmisi pada pada posisi P saat parkir bisa dipindahkan langsung ke posisi N.

“Kalau tanpa tombol shift lock kan tidak bisa langsung dipindahkan ke posisi N dari posisi P. Selain itu, bila transmisi langsung di pindahkan ke tuas N saat parkir, untuk mobil matik tidak mau dicabut kunci kontaknya atau bahkan tidak mau dimatikan sebelum transmisi berada pada posisi P,” ujar Arifani.