EQUITYWORLD FUTURES – Polres Aceh Timur dimulai tiga hari lalu hingga kini menggencarkan patroli rutin di kabupaten tersebut. Tujuannya untuk mengantisipasi pengibaran bendera bulan sabit bintang di Aceh Timur.

Patroli yang dilakukan bersama jajaran TNI itu dimulai dari pagi hingga malam. Patroli tersebut sekaligus untuk meminimalisasi angka kejahatan di Aceh Timur.

Kapolres Aceh Timur AKBP Hendri Budiman, Senin (2/5/2016) menjelaskan, persoalan bendera bulan sabit bintang itu hingga saat ini belum disetujui oleh pemerintah pusat.

“Masih ada poin-poin yang dibicarakan dengan pemerintah Aceh. Jadi, kami imbau agar tidak mengibarkan bendera itu sebelum kesepakatan tersebut disetujui oleh masing-masing pihak dan tertuang dalam keputusan yang resmi, agar tercipta kondisi aman dan nyaman,” jelas Kapolres.

Patroli polres yang dipimpin langsung oleh Kasat Sabhara Polres Aceh Timur AKP Didik Suratno itu dilakukan bersama Brimob Sub Den 2 B Aramia dan TNI dari satuan Kompi Senapan B dan C Aceh Timur.

Khusus untuk anggota Brimob Sub Den 2 B Aramia, patroli dilakukan sepanjang jalan Medan-Banda Aceh yang masuk ke wilayah hukum Polres Aceh Timur. Sedangkan untuk tingkat Polsek dipimpin oleh masing-masing kapolsek beserta Danramil.

Sasaran patroli adalah tempat-tempat yang disinyalir berpotensi adanya pengibaran bendera bulan sabit bintang.

“Saat ini belum ada kita temukan selembar bendera pun,” terang Kapolres.