EQUITYWORLD FUTURES – Upaya Pemerintah menertibkan puing-puing bongkaran rumah warga Kampung Pulo dengan mengerahkan enam ekskavator darat dan dua amfibi, berikut truk bak besar, menarik perhatian warga. Menurut salah satu warga, Sartono (52), hal tersebut merupakan sejarah baru.

“Ini sejarah baru. Sebelumnya enggak ada truk Besar yang bisa masuk kawasan Pinggir kali seperti ini,” kata Satono yang sedang menyaksikan pemberihan di Kampung Pulo, Minggu (23/8/2015).

Ayah empat anak tersebut mengaku tidak percaya jika rumah warisan leluhurnya juga ikut menjadi bagian pembongkaran paksa oleh Pemerintah. Namun, pedagang buah tersebut hanya bisa pasrah menghadapi nasibnya.

“Saya sih kebagian kunci rusunawa (Jatinegara Barat). Cuma kan saya sudah lama di sini, lahir di sini. Jadi,  banyak kenangan di sini,” ujarnya.

Ditemui terpisah, beberapa anak remaja malah mengilustrasikan ekskavator dan truk berbak besar itu sebagai sosok tokoh film Transformer.

“Ada Transformer. Ayo lihat dari dekat,” ujar seorang remaja, Anto sambil mengajak teman-temannya.

Beberapa Kali juga petugas pengawas penertiban meneriaki sejumlah remaja karena berdiri terlalu dekat ekskavator atau truk. “Eh, adek-adek jangan terlaku dekat. Nanti bahaya,” tegur si pengawas.