EQUITYWORLD FUTURES – Bermain dan mengekspresikan seni dengan menyemburkan cat pada bodi sepeda motor, bisa juga disebut sebagai aliran modifikasi, yang biasa disebut airbrush. Seni ini juga bukan hal baru di dunia otomotif tanah air dan peminatnya juga cukup banyak.

Bagi yang ingin memodifikasi sepeda motornya, salah satu artis airbrush yang bisa jadi referensi yaitu Tony Adiyasa pemilik bengkel Boni Aerografia. Sudah sejak 1998 Tony menggeluti dunia seni painting seperti ini, segala aliran juga sudah dkuasainya dengan matang. Jadi tidak perlu lagi ragu untuk mempercayakan modifikasi painting kepada pria berambut panjang ini.

“Kurang lebih 17 tahun saya ada di dunia airbrush. Ini salah satu seni dalam memodifikasi tubuh sepeda motor dengan sentuhan cat-cat yang dibentuk sesuai keinginan. Aliran airbrush ada realis, grafis dan striping,” ujar Tony, Sabtu (3/10/2015).

Tony melanjutkan, aliran realis sendiri terdiri dari beberapa cabang lagi seperti surealis, neorealis dan hyperealis. Jadi cukup banyak konsep-konsep yang bisa diaplikasikan untuk tubuh sepeda motor, pastinya tergantung dari permintaan klien. Pengerjaannya sendiri memakan waktu sepuluh hari paling cepat, dan paling lama mencapai satu bulan.

“Lama pengerjaan juga disesuaikan dengan spesifikasinya. Biasanya yang memakan waktu cukup lama, yaitu proyek yang ditujukan untuk kontes, jadi membutuhkan ketelitian lebih, agar hasilnya bisa maksimal,” ujar Tony.

Harga yang dibanderol Tony berkisar dari Rp 3,5 juta sampai Rp 12 juta, tergantung tingkat kesulitannya dan luas permukaan tubuh kendaraan. Jika berminat atau sekedar ingin bertanya-tanya, bisa langsung kunjungi Boni Aerografia, Jalan Mandala V Ari Sarbi III Nomor 34 Cililitan, Jakarta Timur (087776698368).