Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi inspektur upacara puncak peringatan HUT TNI ke-69 di Dermaga Madura, Komando Armada Wilayah Timur (Koarmatim), Surabaya, Jawa Timur.

Pantauan merdeka.com, Selasa (7/10), Presiden SBY memasuki lapangan upacara sekitar pukul 08.54 WIB didampingi Ibu Ani Yudhoyono dan Wapres Boediono beserta istri Herawati Boediono. Kedatangan kepala negara ini disambut dengan atraksi 5 pesawat F16 dan 1 pesawat Sukhoi yang terbang rendah sambil bermanuver dengan mengeluarkan tembakan di udara.

Usai memasuki lapangan upacara, SBY yang menggunakan baret hijau pasukan Kostrad, langsung melakukan pemeriksaan prajurit dengan menggunakan Jeep terbuka.

Acara pokok dalam HUT TNI ke-69 dimulai dengan penghormatan kebesaran pada pukul 09.02 WIB yang dilanjutkan dengan laporan komandan upacara, mengheningkan cipta, pengucapan sapta marga, persiapan penganugerahan tanda kehormatan, pembacaan keputusan presiden, penganugerahan tanda kehormatan yang dilanjutkan dengan amanat inspektur upacara.

Pada pukul 09.41 WIB acara akan dilanjutkan dengan persiapan Delfie. Demonstrasi dilakukan pada pukul 09.46 WIB. Demonstrasi ini meliputi, operasi lintas udara, bas sandera freefall, delfie pasukan dan Mat, Sailling Pass dan Fly Pass. Kemudian Ops Fib, GKK Lintas Heli, SUL dan lain-lain.

Pada pukul 11.27 WIB dilakukan penandatangan sampul pertama prangko dan dilanjut pada 11.32 WIB laporan dan delfie. Pada pukul 12.09 WIB, rombongan presiden meninggalkan tempat upacara dan upacara selesai pada pukul 12.13 WIB.

Adapun alutsista yang akan meramaikan kemeriahan HUT TNI, di antaranya 40 pesawat tempur yang akan ikut dalam perayaan HUT TNI ke-69 ini adalah F16 Fighting Falcon, 9 Sukhoi, 12 Hawk, dan 10 T50i Golden Eagle. Seluruh penerbang dan pesawat tempur siap melakukan lintas atau fly pass.

Selain TNI AU, pasukan TNI AL juga akan turut serta meramaikan perayaan HUT TNI ini dengan memamerkan tiga kapal perang yang baru saja dibeli dari Inggris. Ketiga kapal terbaru tersebut adalah KRI Bung Tomo-357, KRI John LIe-358, dan KRI Usman-Harin. Ketiga kapal laut ini berjenis multi-role light frigate. Selain ketiga kapal anyar tersebut, TNI juga akan memamerkan 45 kapal perang lainnya.

Tak mau ketinggalan dengan TNI AU dan TNI AL, TNI AD juga akan mengambil peran penting dengan memamerkan tank Leopard. Tank tempur utama atau main battle tank (MBT) dengan bobot 62 ton tersebut akan unjuk gigi bersama dengan Tank Scorpion milik Batalyon Kavaleri TNI AD dan tank Amfibi jenis BMP-3F milik Marinir TNI AL.