EQUITYWORLD FUTURES – Sebagai kader PDI Perjuangan, Presiden Joko Widodo kerap mencium tangan ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Tercatat, Jokowi sudah lebih dari sekali mencium tangan Mega di depan publik.

Mantan gubernur DKI Jakarta tersebut beralasan, ia mencium tangan Mega sebagai budaya tanah air. Menurutnya, orang Indonesia tidak perlu sok kebarat-baratan.

Kini keadaan berbalik, jika dulu Jokowi mencium tangan Mega, sekarang tangan mantan walikota Solo tersebut yang dicium. Salah satunya seperti yang dilakukan salah satu peserta Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2014.

Setelah Jokowi duduk sebagai orang nomor satu di republik ini, kondisinya pun berbalik. Kini orang berebut ingin mencium tangan presiden yang dikenal sebagai penggemar musik metal tersebut.

1. Jokowi cium tangan Mega di hadapan 5 ketum partaiJokowi cium tangan Mega di hadapan 5 ketum partai

Pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) untuk pemenangan Pilpres 2014 yang digelar partai NasDem, Joko Widodo yang ketika itu masih menjabat gubernur DKI Jakarta tampak mencium tangan Megawati Soekarnoputri. Jokowi melakukan hal tersebut di hadapan lima ketua umum partai, di antaranya Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar , Ketua Umum Hanura Wiranto , Ketua Umum NasDem Surya Paloh dan Ketua Umum PKPI Sutiyoso.

Mega pun hanya tersenyum dan menepuk pundak Jokowi beberapa kali. Rapat kerja tersebut merupakan Rakernas untuk pemenangan Pilpres 2014.

2. Jokowi anggap cium tangan Mega sebagai budaya Indonesia

Pada saat pemilihan presiden, Joko Widodo kerap mencium tangan ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Meski banyak yang beranggapan, ia tidak perlu melakukan hal tersebut, ia beranggapan cium tangan merupakan budaya Indonesia.

“Saya ke ibu saya juga melakukan itu. Ibu Mega sebagai senior saya, saya kira kewajiban kita melakukan seperti itu. Itu budaya Indonesia, budaya Jawa. Makanya jangan sok moderen, jangan sok kebarat-barat,” ucap Jokowi, Minggu (12/1).

3. Jokowi sempat disarankan berhenti cium tangan Mega

Capres PDIP Joko Widodo (Jokowi) selalu mencium tangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri jika keduanya saling bertemu di setiap kesempatan. Hal ini yang dinilai dapat menimbulkan persepsi negatif di publik. Misalnya, muncul anggapan bahwa Jokowi capres boneka.

Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menilai, saat ini Jokowi sedang menjadi publik figur dan calon orang nomor satu di Indonesia. Untuk menghindari persepsi yang macam-maca di publik, dia menyarankan agar budaya cium tangan Megawati itu dihilangkan.

“Karena akan memunculkan persepsi di mata publik. Bisa dipersepsikan macam-macam oleh masyarakat. Karena itu, dia kan mencalonkan jadi presiden RI, posisinya lebih tinggi, alangkah idealnya itu tidak dilakukan lagi,” saran Emrus saat berbincang dengan merdeka.com, Rabu (28/5).

4. Sekarang giliran tangan Jokowi yang dicium

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memang selalu menjadi daya tarik dimanapun dia berada. Tadi siang, usai menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2014 di Hotel Bidakara, Jokowi tiba-tiba dicegat oleh salah satu peserta yang ingin bersalaman. Bahkan peserta itu langsung mencium tangan Jokowi.

Pantauan merdeka.com di lokasi, Kamis (18/12), momen itu terjadi begitu cepat saat Jokowi ingin meninggalkan tempat acara. Sekitar pukul 11.00 WIB, Jokowi yang berjalan di karpet merah tampak menyalami semua pejabat yang sudah menunggu sembari berbaris.

Seperti biasa, semua pejabat nampak antusias dan tak sabar bersalaman dengan Jokowi. Namun begitu di barisan tengah, Jokowi langsung disalami kuat-kuat oleh salah satu peserta Musrenbangnas. Pria yang tak diketahui identitasnya itu juga mencium tangan Jokowi sebentar. Jokowi yang agak kaget cuma tersenyum dan berjalan lagi menuju mobilnya.