Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Pol Anang Iskandar mengungkap jaringan yang melibatkan AKBP Idha Endri Prastiono dan Bripka MH Harahap adalah jaringan lama. Jaringan tersebut adalah jaringan internasional antara Malaysia dan Indonesia.

“Jadi dalam jaringan sudah lama ada kaki tangan sudah ditangkap lebih dulu,” kata Anang di Rupatama Polri, Jakarta, Rabu (3/9).

Bahkan Idha diduga bergerak juga dengan istri dan adiknya. Istrinya, Titi Yusniawati juga telah lama diduga tersangkut jaringan narkoba. Sementara itu adik Idha, Agung telah mendekam di penjara karena kasus narkoba.

“Istrinya itu ada di dalam lingkaran (jaringan narkoba). Kalau adiknya beda lagi jaringan internasionalnya ada akar satu-satunya di Malaysia,” pungkas Anang.

Dari keterangan Anang, para pengedar kini menyasar aparat agar penyelundupan barang haram tersebut aman. Para pengedar dari Malaysia ini memasukkan narkoba dari banyak pintu seperti Kalimantan, Aceh dan lainnya.