Dalam satu tahun terakhir ini, Bolt dinilai sebagai salah satu titik cerah di Indonesia. Mereka merupakan satu-satunya penyedia layanan internet mobile dengan kecepatan tinggi dan juga harga terjangkau di Tanah Air.

Namun, 10 bulan dan 750.000 pelanggan berikutnya, Bolt telah meningkatkan harga kuota internetnya dengan cukup tinggi. Itu pun tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu atau dapat dikatakan secara diam-diam.

Inilah perbandingan daftar harga Bolt yang lama dengan yang baru:


Seperti yang bisa Anda lihat di atas, walau Bolt memberikan total kuota yang lebih besar saat ini, kuota tersebut terdiri dari kuota utama yang sudah terpotong setengahnya untuk jangka waktu yang sama dan juga sebuah kuota bonus yang hanya berlaku dalam waktu tujuh hari saja.

Paket bonus kuota Bolt tampak aneh khususnya pada paket Rp 150.000 dan Rp 200.000. Melalui dua paket itu, pengguna akan mendapatkan kuota utama sebesar 10GB dan 15GB selama 60 hari dan juga bonus kuota 14GB dan 21GB yang hanya berlaku selama tujuh hari.

Akan lebih masuk akal bila masa berlaku bonus kuota tersebut juga paling tidak dijadikan 14 hari atau seperempat masa aktif dari kuota utama, seperti yang terjadi pada paket lainnya.

Dengan koneksi Bolt yang kadang juga tidak stabil, pengguna akan cukup sulit menghabiskan kuota sebesar 14GB dan 21GB dalam rentang waktu satu minggu. Dan apabila memang tidak dihabiskan, maka bisa dibilang bahwa Bolt merupakan pihak yang lebih diuntungkan.


Tidak ada pengumuman resmi

Walaupun melakukan perubahan harga memang manusiawi, namun kurangnya inisiatif dari pihak Bolt untuk melakukan pengumuman resmi seputar perubahan harga membuat situasi lebih panas.

Bolt tidak memberitahu penggunanya terhadap perubahan harga ini di websitenya maupun di akun media sosialnya. Penggunanya pun juga tidak menerima pengumuman dalam bentuk email.


Bolt memang mencantumkan informasi bahwa daftar harga mereka hanya berlaku hingga 30 September 2014. Mereka juga memiliki hak untuk tidak memberitahu pelanggan bila mereka telah mengubah harga.

Akan tetapi, tentu sebagai bentuk tanggung jawab dan itikad baik terhadap pelanggan, seharusnya pihak Bolt tetap memberitahu pengguna bila telah terjadi perubahan harga, apalagi bila perubahannya cukup signifikan.

Walau Bolt tidak melanggar hukum dengan melakukan ini, mereka telah kehilangan banyak kepercayaan pelanggannya. Ini adalah pelanggan yang sama yang sudah mencoba memaklumi naik turunnya kecepatan internet Bolt dari waktu ke waktu karena kurang kuatnya infrastruktur perusahaan.

Hingga saat ini, ratusan pelanggan juga telah mengutarakan kekecewaannya terhadap perubahan harga Bolt yang baru pada kolom komentar di halaman Facebook Bolt.

Harga masih bisa berubah lagi

Tidak berhenti di sini, masih ada kemungkinan pihak Bolt akan melakukan perubahan harga lagi dalam waktu dekat. Berdasarkan pembicaraan seorang pengguna Twitter dengan pihak @BoltCare, daftar harga baru Bolt saat ini akan berlaku hingga 31 Desember 2014, dan masih bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pengumuman apapun, seperti yang terjadi sekarang.

Sekali lagi, sayang sekali ini bukan pertama kali terjadinya praktik perubahan harga tanpa pengumuman di Indonesia. Ini dikarenakan belum ada regulasi yang mengatur tentang hal ini dan lemahnya itikad baik dari pihak perusahaan.

Bolt adalah satu-satunya penyedia internet mobile dengan kecepatan hingga 72Mbps di Indonesia. Telkomsel akan meluncurkan kecepatan internet 4G dalam beberapa bulan ke depan di Bali. XL juga mengindikasikan bahwa mereka akan meluncurkan layanan 4G dalam waktu dekat.