EQUITYWORD FUTURES – Polisi Sektor (Polsek) Kuta Alam, Banda Aceh berhasil membongkar jaring pengedar narkoba jenis ganja antar provinsi di Aceh. Penangkapan kali ini menemukan modus baru pengiriman paket ganja dengan dimasukkan dalam kota ekstrak kulit manggis.

Dimasukkannya paket ganja dalam kotak tersebut untuk mengelabui petugas dan juga jasa pengiriman, seolah-olah barang tersebut adalah obat herbal yang hendak dikirim ke suatu tempat.

Tak lama berselang, Polsek Kuta Alam, Banda Aceh kembali menggagalkan penyelundupan serupa dengan modus yang sama. Namun kali ini diselundupkan di bungkus emping melinjo khas Aceh.

Pelaku adalah para pemuda. Selama ini dikenal sebagai anak-anak Punk di Banda Aceh. Lalu bagaimana modusnya? Berikut peristiwanya:

1. 5 Anak Punk ditangkap selundupkan ganja di emping melinjo

Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh kembali berhasil meringkus 4 orang tersangka sindikat pengedar ganja antar provinsi. Untuk mengelabui petugas, paket ganja tersebut dimasukkan dalam kotak emping melinjo.

Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari tersangka sebelumnya berinisial IN (21) yang lebih dahulu ditangkap di kosnya. Setelah itu Polisi kembali meringkus empat tersangka lainnya Selasa (2/12) dini hari sekira pukul 02.00 WIB di Rumah Susun Sewa Sederhana (Rusunawa), Banda Aceh.

Adapun keempat tersangka itu masing-masing EG, AM, EN dan D. Usia mereka antara 20 sampai dengan 24 tahun dan disebut-sebut mereka kelompok Punk yang sering mangkal di Blang Padang dan juga di Museum Tsunami, Banda Aceh.

2. 5 Anak Punk yang ditangkap sindikat profesional

Kapolsek Kuta Alam, AKP Ibrahim Prades mengatakan, dengan telah ditangkapnya 4 orang tersangka ini sudah menjadi 5 tersangka sindikat pengedar ganja diringkus polisi. Sekarang semua tersangka ini akan diserahkan pada Polresta Banda Aceh untuk pengusutan lebih lanjut.

“Ini 4 orang yang kita tangkap tadi malam hasil pengembangan dari tersangka IN sebelumnya sudah ditangkap di Kampong Laksana, mereka ditangkap di Rusunawa, Banda Aceh,? kata AKP Ibrahim Prades yang akrap disapa Prades, Selasa (2/12) di Polsek Kuta Alam.

Menurut keterangan dari tersangka, jelas Prades, dari hasil barang bukti yang disita dan cara mereka mengelabui petugas membuktikan ini merupakan jaringan lama yang sudah profesional. Apa lagi petugas menemukan alat pres ganja kering dan juga mengelabui petugas dengan cara memasukkan paket ganja dalam kota ekstrak buah manggis dan kotak emping melinjo.

3. Polisi sita 6 Kg ganja kering siap edar

Kapolsek Kuta Alam, AKP Ibrahim Prades mengatakan sindikat yang ditangkap sudah termasuk profesional. Hal ini karena mereka sudah mengirim paket ganja dalam kemasan emping melinjo dalam jumlah banyak.

“Ini mereka sindikat profesional dan pemain lama, karena barang yang berhasil kita amankan sebanyak 2,5 kg tadi malam hendak dikirim ke Makassar. Jadi total berhasil kita amankan dari dua TKP itu sebanyak lebih kurang 6 kg,” tegas Kapolsek Kuta Alam, AKP Ibrahim Prades.

Prades juga menambahkan, ganja kering ini mereka dapatkan dari kawasan Kabupaten Aceh Besar. Saat ini pemilik ganja tersebut masih sedang dalam proses pengejaran dan akan segera ditangkap.

4. Seorang ABG budak seks anak Punk juga diamankan polisi

Kapolsek Kuta Alam, AKP Ibrahim Prades mengatakan, pada saat penangkapan tadi malam, bersama empat tersangka juga petugas berhasil mengamankan 1 wanita. Meskipun belum mengarah ikut terlibat langsung, wanita itu sebut saja bunga (16) ikut diamankan di Polsek.

“Perempuan itu memang sering di ‘pakai’ sama mereka. Ada pengakuan salah seorang dari mereka sering ‘pakai’ itu wanita,” terangnya.

Mirisnya, bunga yang ikut diamankan oleh petugas ternyata juga sudah pernah sebelum mendekam di penjara atas kasus kriminal biasa. Bahkan menurut pengakuannya, Bunga sudah pernah memiliki anak. Namun anaknya setelah melahirkan langsung meninggal.