EQUITYWORLD FUTURESBobotoh begitu gembira setelah Persib Bandung sukses menjuarai Liga Super Indonesia (LSI) 2014. Mereka menggelar pesta di Kota Bandung, Jawa Barat. Sebagian besar warga Bandung ikut berkonvoi di seluruh ruas jalan Kota Bandung.

Persib baru saja menorehkan prestasi yang sudah didamba-dambakan selama 19 tahun terakhir. Tim berjuluk Maung Bandung ini mampu mengatasi Persipura Jayapura pada laga puncak dengan skor 7-5 lewat drama adu pinalti di Stadion Gelora Jakabaring Palembang.

Dalam perayaan ini, warga ada yang menggunakan kendaraan umum seperti angkot, bak terbuka, mobil pribadi dan sepeda motor. Salah satu yang menjadi saksi adalah Jalan Asia Afrika. Jalan protokol sepanjang 3 kilometer itu seolah membiru.

Merdeka.com mencoba merangkum cerita gegap gempita Bobotoh birukan Bandung, Senin (10/11):

1. Persib dan Trofi ISL diarak keliling Bandung

 

Puasa gelar 19 tahun yang telah terobati disambut sukacita oleh Persib Bandung. Skuat Maung Bandung itu berbagi kebahagiaan dengan Bobotoh dengan membawa trofi ISL 2014 keliling kota Bandung, Minggu (9/11).

Di atas Bandros (Bandung Tour On Bus), skuat Persib berangkat dari Mapolda Jabar sekitar pukul 14:00 WIB. Arak-arakan skuat juara ini berakhir di Gasibu.

Nyanyian, “Mari Bung Rebut Kembali” terus menggema mengiringi lambaian tangan masyarakat Bandung kepada skuat juara ISL 2014 ini.

Bukan cuma trofi ISL, Ferdinand Sinaga juga turut membawa trofi Pemain Terbaik ISL 2014 yang didapatkannya.

Meski menimbulkan kemacetan yang hebat, namun pawai berlangsung aman. Tak ada pengrusakan atau sweeping terhadap kendaraan bernomor pelat B.

2. Bobotoh penuhi Lapangan Gasibu

 

Setelah diarak keliling Bandung sejak Minggu (9/11) siang, akhirnya Persib tiba di depan Gedung Sate Bandung. Pemain dan sejumlah ofisial langsung naik ke atas panggung memperlihatkan piala Liga Super Indonesia (LSI).

Puluhan ribu bobotoh tumplek memenuhi ruas Jalan Diponegoro hingga lapangan Gasibu. Mereka menyambut Ferdinand Sinaga cs yang berhasil mempersembahkan gelar.

“Kalian ini sangat luar biasa,” sebut Atep dalam sambutannya di atas panggung, Minggu (9/11).

Begitu juga dengan kiper Persib I Made Wiriawan. Made menilai raihan juara tak berarti jika bukan untuk warga Jabar. “Ini luar biasa sekali. Tak terhingga. Ini buat semuanya kami bisa mempersembahkan trofi,” jelasnya.

“Kami tim kadang melihat (sambutan) sampai menangis,” tambahnya.

Beberapa pemain juga menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan yang diberikan selama ini. Persib tidak akan meraih gelar tanpa dukungan bobotoh yang setia menjadi pemain ke-12.

Piala secara simbol diberikan Manajer Persib Umuh Muchtar kepada Gubernur Jabar Ahmad Heryawan untuk kemudian diberikan ke Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

3. Bandung lumpuh

 

Semua warga tumplek turun ke jalan merayakan pesta kemenangan Persib Bandung yang menjadi juara Liga Super Indonesia (LSI) 2014. Bahkan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil harus jalan kaki menyusul punggawa Persib yang tengah melakukan konvoi dan berakhir di Lapang Gasibu dari rumah dinasnya Pendopo.

Jarak Pendopo ke Lapang Gasibu sendiri diperkirakan mencapai 5 kilometer. Pria yang akrab disapa Emil itu yang sejak siang menerima kedatangan tamu dari beberapa duta besar negara di Eropa, harus jalan kaki menyusul rombongan. Pria berkaca mata itu baru bisa melibatkan diri dengan pemain selepas Maghrib.

Menggunakan kaos #PersibJuara plus iket, dia yang didampingi ajudan dan istrinya Atalia Kamil keluar dari rumah dinasnya. Dia memilih tanpa kendaraan, sekalipun sepeda kesayangannya lantaran Bandung dikepung macet parah.

Emil pun tak luput dari perhatian bobotoh yang menyemut hampir di setiap sudut jalan Kota Bandung. Mereka bersorak sambil berteriak, “Juara. Juara. Juara.”

4. Ridwan Kamil penuhi nazar

 

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil memenuhi nazar menggunduli rambut. Nazar itu dilakukan karena tim kesayangannya Persib Bandung berhasil keluar sebagai juara Liga Super Indonesia (LSI) 2014.

Pria yang akrab disapa Emil itu menggunduli rambutnya tidak sendiri. Dia ditemani sahabatnya artis Farhan yang juga merupakan salah satu komisaris PT Persib Bandung Bermartabat.

Proses pencukuran rambut itu dilakukan di rumah dinas Wali Kota Bandung Pendopo Jalan Dalem Kaum. Secara simbol, mahkota kepala orang nomor satu di kota Bandung itu dicukur istrinya Atalia Kamil. Lalu dilanjutkan oleh tukang cukur.

Emil mengaku, menggunduli rambut adalah janjinya jika tim kebanggaan warga Jabar itu bisa menjadi kampiun LSI 2014. Penantian panjang selama 19 tahun akhirnya terjawab.

“Nazar itu artinya janji untuk berbuat kebaikan. Memberi rezeki kepada tukang cukur sebagai rasa bahagia. Ini adalah mimpi panjang, akhirnya Persib jadi juara,” katanya, Minggu (9/11).

Selain Emil dan Farhan, sahabat lainnya Nico Siahaan juga ikut serta menggunduli rambutnya. Beberapa wartawan dan bobotoh juga ikut serta menggunduli rambut sebagai bentuk syukur atas raihan panjang Persib Bandung.