EQUITYWORLD FUTURES – China akan memperluas larangan pembakaran batu bara ke wilayah kota-kota pinggiran untuk mengatasi polusi udara. China akan melarang penjualan dan pembakaran batu bara dengan kadar abu dan sulfur tinggi.

National Energy Administration (NEA) akan mendorong penggunaan pemanas sentral dan pasokan listrik dari gas alam dan bahan bakar terbarukan untuk menggantikan pemanas dan listrik dari batu bara kalori rendah.

Larangan ini merupakan kelanjutan larangan penggunaan batu bara di enam distrik pusat pada tahun lalu. Larangan ini akan berlaku mulai tahun 2020. NEA mengatakan bahwa nantinya pembangkit berbahan bakar batu bara akan diganti dengan gas alam atau batu bara yang lebih bersih.

Saat ini, China memiliki sekitar 600.000 pembangkit industri berbahan bakar batu bara. Sebagian besar berada di wilayah permukiman China utara. Tingkat penggunaan batu bara tahunan di China mencapai sekitar 3,7 miliar ton. Bahan bakar batu bara menyumbang 66 persen energi di China.