EQUITYWORLD FUTURES – emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir sedikit menurun pada perdagangan Selasa (10/5/2016) atau Rabu (11/5/2016) dini hari (WIB).

Pelemahan harga emas disebabkan paparan data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang positif, yang memberikan tekanan terhadap logam mulia.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni turun 1,80 dollar AS, atau 0,14 persen, menjadi menetap di 1.264,80 dollar AS per ounce.

Di Selasa, Departemen Tenaga Kerja AS merilis Survei Pembukaan Pekerjaan dan Perputaran Tenaga Kerja pada Selasa yang menunjukkan data lebih baik dari perkiraan, sehingga menempatkan tekanan pada logam mulia.

Laporan menunjukkan lowongan pekerjaan meningkat menjadi 5,8 juta pekerjaan selama Maret, dan juga merevisi angka Februari naik menjadi 5,6 juta.

Dengan demikian, mendorong tingkat lowongan pekerjaan menjadi 3,9 persen.

Semua angka-angka tersebut lebih baik dari yang diperkirakan dan berdampak optimisme para pedagang pada Selasa.

Indeks Dow Jones Industrial Average juga naik tajam sebesar 195 poin atau 1,1 persen pada pukul 19.00 GMT.

Para analis mencatat bahwa ketika ekuitas membukukan kerugian maka logam mulia biasanya naik, karena investor mencari tempat yang aman. Sementara, sebaliknya ketika ekuitas AS membukukan keuntungan maka biasanya logam mulia turun.

Pedagang juga sedang menunggu rilis dua data ekonomi penting dalam minggu ini, yakni klaim pengangguran mingguan yang dijadwalkan akan dirilis pada Kamis (12/5/2016) serta penjualan ritel dan indeks harga produsen yang akan dirilis pada Jumat (13/5/2016).

Komoditas lain, perak untuk pengiriman Juli naik 0,30 sen, atau 0,02 persen, menjadi ditutup pada 17,092 dollar AS per ounce.

Platinum untuk pengiriman Juli bertambah 2,50 dollar AS, atau 0,24 persen, menjadi ditutup pada 1.049,30 dollar AS per ounce.