EQUITYWORLD FUTURES – Pasar PC memang sedang lesu-lesunya. Analis dan pengamat menilai bahwa industri ini sedang stagnan, bahkan terus mengalami penurunan, akibat kalah dari pasar mobile.

Meskipun begitu, menurut perusahaan komputer Dell, masih ada peluang industri ini kembali bergairah. Salah satunya melalui virtual reality (VR).

“Apabila VR menjadi hal yang disukai masyarakat, dan kami percaya ini akan terjadi, masyarakat akan tertarik untuk membeli PC baru,” ujar Ray Wah, Vice President Dell Consumer Product Marketing, di hadapan puluhan media, termasuk reporter KompasTekno, Deliusno, di Taipei, Taiwan, Selasa (31/5/2016).

“Alasannya, PC lama tidak mampu menawarkan pengalaman penggunaan VR yang maksimal,” imbuhnya.

Pada kenyataannya, tidak semua PC mampu menjalankan mesin-mesin VR, seperti PC untuk menjalankan Oculus Rift atau HTC Vive, karena dibutuhkan spesifikasi yang tinggi agar pengalaman tersebut dapat dinikmati dengan baik.

Oculus Rift, misalnya. Pengguna membutuhkan spesifikasi high-end seperti Nvidia GTX 970 atau AMD R9 290, prosesor Intel i5-4590, RAM 8 GB, dan output HDMI 1.3. Spesifikasi yang dibutuhkan oleh HTC Vive pun tidak jauh berbeda.

Dengan spesifikasi minimum seperti itu, diharapkan peminat VR mau membeli PC, atau setidaknya komponen baru. Hal tersebutlah yang diharapkan mampu menggairahkan industri PC kembali.

Dell sendiri saat ini telah memiliki perangkat PC yang telah mendukung VR. Salah satunya adalah XPS 8900 Special Edition.

Alienware, anak usaha Dell, juga sudah memiliki PC untuk keperluan VR. Di antaranya adalah Area-51 dan X-51. Harga jual dari produk itu sendiri dimulai dari sekitar Rp 12 jutaan.

Sayangnya, ketiga produk tersebut masih belum dipasarkan di Indonesia. Ray sendiri masih belum bisa memastikan, kapan ketiga produk tersebut akan hadir di Tanah Air.