Di era Jokowi, kementerian TIK harus berani bela sektor tersebut

Di era Jokowi, kementerian TIK harus berani bela sektor tersebut

Setelah benar-benar dinyatakan menang di Pilpres 2014, banyak orang yang bergelut di bidang Teknologi, Informatika dan Komunikasi (TIK) berharap di pemerintahan baru Joko Widodo – Jusuf Kalla nantinya dapat memberikan perhatian pada sisi tersebut.

Hal itu seperti yang diungkapkan oleh sejumlah komunitas dan pegiat teknologi informasi (IT) berharap pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Jokowi dapat mewujudkan rencana pembentukan kementerian teknis yang khusus mengelola TIK.

Salah satu pegiat pegiat TIK Onno W Purbo berpendapat bahwa di masa depan Indonesia memiliki pekerjaan berat di bidang TIK yaitu mengupayakan seluruh masyarakat bisa terkoneksi kepada internet sehingga harus jelas tujuan ke mana dan bagaimana peran pemerintah agar semua masyarakat terkoneksi dengan informasi.

Senada dengan Onno, Ketua Umum Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII) Sylvia W berpendapat perlunya ada perubahan besar dalam tata kelola TIK di Indonesia.

“Kita butuh kementerian TIK yang berani berdiri di depan membela sektor ini,” kata Sylvia, seperti dikutip dari Antara (23/08).

Ketua Umum APJII Semuel Abrijani Pangerapan juga menyoroti perlunya konsistensi dan rencana jelas dalam menata industri.

“Soal frekuensi, harus jelas alokasi dan peruntukannya. Jangan masa jabatan menteri mau habis tetapi tidak ada perubahan pengalokasian frekuensi. Ini memicu ketidakpastian dalam berusaha,” kata Semuel menegaskan.

Menurut Anda sebagai pengguna teknologi, layanan komunikasi serta internet, apa yang Anda harapkan dari menteri baru urusan TIK di era Jokowi mendatang?

ewfsmg

PERHATIAN!
Managemen PT. Equityworld Futures menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT. Equityworld Futures dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Equityworld Futures, bukan atas nama individu.