Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengungkapkan aktor di balik dirinya maju sebagai ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Dia pun terkejut ketika perintah datang mendadak.

“Nah semalam saya baru tahu jam 9 malam diperintahkan ketua umum untuk maju sebagai ketua MPR. Rasanya disambar petir,” kata Zulkifli usai terpilih di Kompleks Parlemen, Rabu (8/10).

Menurutnya, para ketua partai di Koalisi Merah Putih awalnya meminta maju sebagai wakil ketua DPR, namun ditolak. “Tapi, tiba-tiba semalam saya diminta oleh ketua-ketua umum partai untuk maju sebagai kandidat ketua MPR. Jadi, saya sama sekali tidak ada persiapan,” ungkapnya.

“Memang tidak juga bercita-cita, tapi karena tugas seberat apapun, kita harus siap. Nah ini tentu amanat yang sangat berat yang dipercayakan oleh anggota DPR yang terhormat,” tambahnya.

Mantan menteri kehutanan itu optimis karena memiliki pendamping yang memiliki kapasitas. Empat wakil ketua, menurutnya, punya latar belakang berbeda sehingga dapat saling melengkapi.

“Saya bersyukur karena tim saya lengkap, ada EE Mangindaan yang Sapta Margais, dari DPD ada Oesman Sapta Odang, dari ulama ada Hidayat Nur Wahid, mudah-mudahan tugas yang berat ini kalau kita bersama-sama dengan dukungan seluruh anggota MPR dan doa rakyat Indonesia, beban berat yang kami emban itu menjadi ringan dan bisa kami laksanakan dengan baik,” tandasnya.