Pada perdagangan saham awal bulan ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,45 persen pada level 5159,94 poin. Indeks LQ45 juga mengalami penguatan saat dibuka awal bulan ini, terlihat naik 0,66 persen ke level 874,93 poin.

Menurut Analis Equity Ascend Agus Susanto, IHSG menguat karena sentimen bursa global. Namun, pasar akan menunggu rilis data ekonomi nasional BPS pada siang ini.

“IHSG diperkirakan kembali menguat. Sentimen positif bursa global cenderung mendorong kenaikan IHSG,” ujar Agus, Jakarta, Senin (1/9).

Untuk, pasar regional juga menunggu rilis data manufaktur China yang diprakirakan masih mengalami ekspansi walaupun cenderung melambat dibandingkan bulan kemarin.

Terlihat, indeks Hangseng negatif 0,02 persen ke level 24.737, indeks Strait Times turun 0,07 persen di level 3324,85, indeks Nikkei 225 naik 0,17 persen.

Sementara itu, pasar global, Wall Street ditutup menguat. Penguatan tersebut setelah didukung sejumlah data positif diantara penguatan indeks sentimen konsumer di AS.

Ekonomi AS yang diprakirakan tumbuh terutama dari sektor konsumsi pada kuartal ini, membuat optimesme pasar Wall Street. Sementara itu, deflasi yang bertambah di Uni Eropa membuat Bank Sentral Eropa masih akan memberikan stimulus tambahan dalam jangka pendek direspon positif pasar Wall Street.

Tercatat, indeks Dow Jones naik 0,55 persen pada level 17.098,45 poin. Indeks Nasdaq positif 0,53 persen pada level 4.589,27 poin. Indeks S&P 500 menguat 0,37 persen pada level 2.003,47 poin.