EQUITYWORLD FUTURES – Pengusaha Bambang Mustari Sadino alias Bob Sadino tutup usia pada 19 Januari 2015. Pria kelahiran Lampung, 9 Maret 1939 itu sudah dua pekan dirawat di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, akibat komplikasi penyakit.

Presiden Ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie, memaparkan soal sosok Om Bob di matanya. Menurut dia, Bob merupakan pengusaha tangguh.

“Saya sudah lama kenal. Dia enterpreneur yang hebat. Apa yang dia katakan dia laksanakan dengan baik. Dan itu patut dicontoh dan dijadikan panutan. Dan saya kenal beliau sebagai orang yang sederhana, pendiam, tapi pekerja keras,” kata Habibie kepada para pewarta di rumah duka, Jakarta, Senin (19/1).

Doktrin dan pemikiran sederhana Om Bob Sadino soal membangun kesuksesan tanpa bermodal kepandaian, terbukti menginspirasi banyak pengusaha muda. Hal itu diamini CEO Saratoga Grup Sandiaga Uno.

“Just do it. Nyemplung dan langsung berenang,” kata Sandiaga saat berbincang dengan merdeka.com, Senin (19/1).

Perjuangan hidupnya menginspirasi banyak orang, termasuk mereka yang baru dan akan memulai bisnis.

Apa saja, doktrin dari pria permilik jaringan bisnis Kems Grup ini bagi pengusaha muda Indonesia? Berikut merdeka.com akan merangkumnya.

1. Tak perlu pintar untuk berbisnis

Pengusaha muda Sandiaga Uno menyebut doktrin Bob Sadino soal orang goblok yang menjadi sukses dan mempekerjakan orang-orang pintar, menyebar luas.

Bob Sadino menilai goblok adalah sikap dasar kalau mau belajar menjadi seorang pengusaha dan wiraswasta. Orang goblok juga bisa menjadi sukses.

Menurut Om Bob, karena goblok, orang menjadi sulit mendapat pekerjaan dan dia terpaksa membangun usahanya sendiri. Saat bisnisnya berkembang, dia mempekerjakan orang pintar.

2. Bisnis bukan untuk dipikir tapi dilaksanakan

Sandiaga Uno mengatakan doktrin lain dari Bob Sadino, masih soal orang goblok dan orang pintar. Om Bob menyebut orang pintar kebanyakan ide dan akhirnya tidak ada satu pun yang jadi kenyataan. Orang goblok cuma punya satu ide dan itu jadi kenyataan.

Dia juga pernah menyebut orang goblok sukses karena dia tidak banyak berpikir, yang penting terus melangkah. Sedangkan orang pintar kebanyakan mikir, akibatnya tidak pernah melangkah.

3. Konsisten dan jeli melihat peluang

 Taipan Indonesia Aburizal Bakrie mengatakan sosok Bob Sadino yang patut diteladani konsistensi dan kejeliannya sebagai pengusaha.

“Tapi yang paling menarik adalah kesederhanaannya, pencapaian beliau yang luar biasa tidak pernah ada kesombongan beliau melihat yang lainnya. Cara berpakaian yang betul-betul buat terkesan,” kenangnya.

Ical mengaku banyak menghabiskan waktu ngobrol bersama Bob Sadino sewaktu hidup. “Kalau beliau tuh ngobrol enak, dia lebih tua dari saya,” ujar Ical.

4. Inovatif dalam ciptakan brand

Bicara soal pria kelahiran Lampung, 9 Maret 1933 yang mempunyai nama asli Bambang Mustari Sadino ini tentu saja tidak lepas dari celana pendeknya. Dengan penampilannya itu, om Bob sukses membangun brand image, sehingga dia banyak dikenal orang.

Ketika ada yang meniru gayanya menggunakan celana pendek, om Bob hanya meminta agar tidak menirunya. Di situlah letak filosofi celana pendek om Bob.

“Pesan kunci, untuk pengusaha muda adalah ciptakan brand,” ujar CEO Saratoga Grup Sandiaga Uno saat berbincang dengan merdeka.com di Jakarta, Senin (19/1).

Dalam pandangan Sandiaga, penampilan om Bob dengan celana pendeknya merupakan upaya menciptakan kekhasan atau dalam istilah bisnis dikenal dengan branding. Branding menjadi unsur penting yang akan mengingatkan orang pada produk, perusahaan, hingga sosok seseorang.

“Celana pendek merupakan upaya om Bob untuk menciptakan branding,” katanya.