EQUITYWORLD FUTURES – Selain meningkatkan batas pendapatan tidak kena pajak (PTKP), pemerintah berencana menghapus pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM), untuk mendorong konsumsi.

Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro mengatakan, pemerintah akan menghapuskan PPnBM untuk beberapa barang elektronik seperti televisi, furnitur dan mebel, serta asesoris seperti tas bermerek.

“Jadi produk non-otomotif, non-kapal dibebaskan pajak barang mewahnya untuk merangsang stimulus konsumsi di masyarakat,” ujar Bambang dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR-RI, Jakarta, Rabu (27/5/2015).

Di sisi lain Bambang berargumen, biaya yang dikeluarkan untuk mengumpulkan pajak barang mewah lebih besar dari penerimaan yang masuk. “Besar biayanya untuk mengejar barang kecil-kecil itu. Mana banyak bocor lagi,” kata Bambang lagi.

Saat ini rencana tersebut tengah dikomunikasikan dengan pemangku kepentingan terkait. Kementerian Keuangan segera akan mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan soal ini.