EQUITYWORLD FUTURESPasangan ganda campuran Indonesia, Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja, akan bertemu ujian berat pada babak kedua BCA Indonesia Open Superseries Premier 2015 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Pasangan muda nasional tersebut akan bertemu unggulan pertama asal Tiongkok, Zhang Nan/Zhao Yunlei, Kamis (4/6/2015). Edi/Gloria mengaku optimistis. Mereka akan memanfaatkan jeda waktu sehari untuk mencari titik lemah lawan sekaligus memulihkan stamina.

“Kami sudah tahu bakal bertemu mereka yang memang diunggulkan. Kami hanya berharap yang terbaik dan mencari peluang sekecil apa pun. Lagi pula, masih ada satu hari untuk istirahat,” ucap Edi saat konferensi pers usai mengalahkan pasangan Perancis, Gaetan Mittelhesser/Audrey Fontaine, 22-20, 21-16, pada babak pertama, Selasa (2/6/2015) malam.

Senada dengan Edi, Gloria pun tak gentar dengan status Zhang Nan/Zhao Yunlei yang merupakan juara dunia sekaligus peraih medali emas Olimpiade 2012. “Ya percaya diri saja. Kami juga belum pernah ketemu dengan mereka,” timpalnya.

Bertanding di Istora, mereka mendapat dukungan penuh dari para penonton. Saat menghadapi Mittelhesser/Fontaine, Edi mengaku sempat agak tegang. “Suara penonton juga bikin merinding,” katanya.

Zhang Nan/Zhao Yunlei melangkah ke babak kedua setelah melewati pertarungan ketat di babak pertama melawan pasangan Korea Selatan, Yoo Yeon-seong/Chang Ye-na. Mereka menang setelah bertarung tiga gim 20-22, 21-15, dan 21-17.