Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia Mohammad Ikhsan yakin pasangan capres-cawapres Joko Widodo – Jusuf Kalla bakal menang dalam pemilihan presiden. Duet Jokowi-JK diyakini mampu melewati tantangan di sektor perekonomian. Salah satunya soal melebarnya defisit anggaran karena tingginya angka subsidi BBM.

Ikhsan mengatakan, pemerintah baru memang perlu menerapkan pelbagai kebijakan mengatasi semakin melebarnya defisit anggaran. Salah satunya dengan mengurangi alokasi anggaran subsidi BBM. Pasangan Jokowi-JK diyakini siap menerapkan pengurangan subsidi BBM.

“Salah satu problem Indonesia itu soal subsidi BBM. Pemerintah perlu menerapkan kebijakan pengurangan subsidi BBM. Saya percaya Pak Jusuf Kalla akan bisa menerapkan kebijakan subsidi BBM. Saya berasumsi Pak Jokowi akan jadi presiden selanjutnya,” kata Ikhsan di Energy Building, Jakarta, Senin (21/7).

Masalah lain, kata Ikhsan, soal defisit neraca transaksi berjalan. Ini perlu ditekan agar tidak terus melebar. Selain itu, infrastruktur Indonesia masih minim, kemiskinan juga masih tinggi.

“Angka defisit masih tinggi. Defisit di infrastruktur masih akan berlanjut jika tidak segera dibenahi. Kemiskinan juga masih tinggi. ini masih menjadi problem,” tutupnya.