EQUITYWORLD FUTURES – Laju nilai tukar Rupiah diperkirakan kembali melemah pada perdagangan hari ini, Kamis (8/1). Pelemahan tersebut masih dipengaruhi penguatan laju ekonomi di Amerika Serikat.

Head of Research Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI) Reza Priyambada menhatakan adanya sentimen negatif membuat laju Rupiah berpeluang kembali melanjutkan pelemahan. Masih berlanjutnya pelemahan Euro dan kembali berbalik turunnya Yen membuat USD berkesempatan untuk menguat dan berimbas pada pelemahan mata uang lainnya.

“Kebetulan juga dari dalam negeri belum ada trigger positif yang dapat membuat Rupiah menguat dan antisipasi pelaku pasar terhadap imbas dirilisnya hasil meeting The Fed pada 16-17 Desember 2014 yang lalu sehingga membuat pelaku pasar lebih memilih mentransaksikan USD,” ujar dia dalam riset hariannya, Kamis (8/1).

Reza menegaskan laju nilai tukar Rupiah masih harus mewaspadai adanya sentimen negatif yang menyebabkan pelemahan. Walaupun terbatas, pelemahan harus tetap diwaspadai.

“Meski diharapkan dapat lebih terbatas namun, tetap waspadai berlanjutnya pelemahan nilai tukar Rupiah. Rp 12.750-12.727 (kurs tengah BI),” pungkas dia.