MELBOURNE. Harga kontrak emas dunia melompat ke level tertinggi dalam tiga pekan terakhir pagi ini (5/5). Berdasarkan data yang dihimpun Bloomberg, pagi tadi, harga kontrak emas untuk pengantaran cepat naik sebesar 0,7% menjadi US$ 1.308,40 per troy ounce. Ini merupakan level tertinggi sejak 15 April lalu. Pada pukul 09.28 waktu Singapura, kontrak yang sama diperdagangkan di posisi US$ 1.306,24 per troy ounce.

Pada 2 Mei lalu, harga emas sempat mendaki 1,2%. Lompatan tersebut merupakan yang terbesar sejak 4 April lalu. Sementara, harga kontrak emas untuk pengantaran Juni naik 0,2% menjadi US$ 1.305,80 per troy ounce di Comex, New York.

Salah satu faktor yang mengerek harga emas adalah memanasnya krisis di Ukraina. Seperti yang diketahu, pemerintah Ukraina saat ini tengah berupaya untuk mengatasi upaya kelompok pemberontak di kawasan industri bagian timur. Di sisi lain, bentrokan antara kubu pro-Rusia dna pro-Ukraina pecah dan menyebar hingga ke wilayah Odessa, Laut Hitam.

“Sepertinya, dalam waktu dekat belum ada resolusi apapun mengenai masalah ini. Jika tingkat ketidakpastian semakin tinggi, apalagi yang berkaitan dengan Eropa, hal itu akan berdampak positif bagi harga emas,” jelas Gavin Wendt, founder and senior resource analyst Mine Life Pty di Sydney.

Di sisi lain, kepemilikan aset di SPDR Gold Trust mencatatkan penurunan sebesar 0,3% menjadi 782,85 per metrik ton pada 2 Mei lalu. Posisi tersebut merupakan level terendah Januari 2009 lalu. Sekadar tambahan informasi, sepanjang pekan lalu, kepemilikan aset di SPDR tergerus 1,2%.

Editor: Barratut Taqiyyah
Sumber: Bloomberg