Equityworld Futures Semarang – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat pada perdagangan Jumat pekan ini. Tak hanya rupiah, sejumlah mata uang di kawasan Asia juga perkasa terhadap dolar AS.

Equityworld Futures Semarang : Data Manufaktur AS Lesu, Rupiah Menguat ke 14.135 per Dolar AS

Mengutip Bloomberg, Jumat (4/10/2019), rupiah dibuka di angka 14.150 per dolar AS, menguat jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di angka 14.172 per dolar AS.

Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 14.124 per dolar AS hingga 14.150 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah masih menguat 1,78 persen.

Sedangkan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 14.135 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan patokan sebelumnya yang ada di angka 14.193 per dolar AS.

kunjungi
PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka

“Rupiah diperkirakan bergerak menguat tipis seiring pelemahan dolar terhadap mata uang lain di asia. Dollar index tercatat 98.8 menurun tipis dari level tertinggi diatas 99.2,” ujar Pengamat Ekonomi Indef Bhima Yudhistira saat berbincang dengannya di Jakarta, Jumat (4/10/2019).

Menurut dia, dari faktor eksternal dipengaruhi pelambatan rilis data sektor manufaktur AS sehingga investor kembali masuk ke negara berkembang.

“Kekhawatiran memburuknya ekonomi AS justru untungkan aliran dana asing jangka pendek,” kata dia.

Sementara dari dalam negeri, ada sentimen positif dari upaya menteri perdagangan merevisi aturan yg menghambat ekspor. Tapi perlu diwaspadai prarilis pertumbuhan ekonomi kuartal III 2019 diperkirakan rupiah kembali terkoreksi.

“Ini karena eskpektasi pertmbuhan cenderung melambat karena instabilitas politik dan tekanan industri manufaktur,” tanda dia.

news edited by Equityworld Futures Semarang