Equityworld Futures Semarang – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah jelang siang hari ini. Sejak pagi, rupiah bergerak di kisaran 14.765 per dolar AS hingga 14.852 per dolar AS.

Equityworld Futures Semarang : Dibayangi PSBB Jakarta, Rupiah Masih Berpotensi Menguat

Mengutip Bloomberg, Kamis (10/9/2020), rupiah dibuka di angka 14.767 per dolar AS, menguat jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di angka 14.799. Hanya saja, pada pukul 11.15 WIB, rupiah melemah ke 14.840 per dolar AS.

kunjungi
PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka

Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 14.765 per dolar AS hingga 14.852 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah melemah 6,73 persen.

Sedangkan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 14.871 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan patokan sebelumnya yang ada di angka 14.853 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah masih berpotensi untuk menguat sepanjang hari ini meski dibayangi sentimen Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan diberlakukan kembali oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Senin 14 September 2020.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, dolar AS mendapatkan tekanan semalam karena optimisme pasar terhadap pandangan ekonomi Eropa yang akan disampaikan oleh Bank Sentral Eropa (ECB) malam ini.

“Nilai tukar regional termasuk rupiah berpeluang menguat terhadap dolar AS dengan kondisi dolar AS tersebut,” ujar Ariston dikutip dari Antara, Kamis (10/9/2020).

Selain itu aset berisiko seperti indeks saham juga terlihat positif pagi ini. Indeks saham AS berbalik menguat semalam, setelah mengalami kejatuhan yang dalam sehari sebelumnya, yang memberikan sentimen positif ke indeks saham Asia pagi ini.

Namun demikian, lanjut Ariston, pasar juga masih mewaspadai isu hubungan AS dan China yang memanas dan penghentian sementara pengujian vaksin AstraZeneca tahap 3.

“Kedua isu ini bisa menekan pergerakan aset berisiko kembali. Sementara dari dalam negeri, isu pemberlakuan PSBB juga bisa menjadi penekan untuk rupiah,” kata Ariston.

Ariston memperkirakan hari ini rupiah berpotensi menguat di kisaran Rp14.700 per dolar AS hingga Rp14.850 per dolar AS.

news edited by Equityworld Futures Semarang