Equityworld Futures Semarang – Nilai tukar rupiah terjadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada perdagangan Selasa pekan ini. Pelemahan rupiah ditopang sentimen positif global, khususnya dari Amerika Serikat (AS).

Equityworld Futures Semarang : Dibuka Menguat, Rupiah Malah Tumbang Jelang Siang Hari

Mengutip Bloomberg, Selasa (11/8/2020), rupiah sebenarnya dibuka di angka 14.580 per dolar AS, menguat jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.647 per dolar AS. Namun hingga pukul 10.30 WIB, rupiah berbalik melemah hingga ke 14.720 per dolar AS.

kunjungi
PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka

Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 14.580 per dolar AS hingga 14.710 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah telah melemah 6,09 persen.

Sedangkan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 14.728 per dolar AS, menguat jika dibandingkan dengan perdagangan kemarin yang ada di angka 14.750 per dolar AS.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Selasa, sentimen positif kelihatannya masuk kembali ke aset berisiko pagi ini dengan indeks saham Asia yang bergerak menguat.

“Tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun juga terlihat kembali menguat yang artinya pasar mulai kembali ke aset berisiko,” ujar Ariston.

Menurut Ariston, pasar mungkin sedang merespons positif sinyal pemulihan ekonomi yang terjadi di China, demikian juga di AS.

China kemarin merilis data indeks harga konsumen Juli yang melebihi perkiraan, yang mengindikasikan pemulihan permintaan di Negeri Tirai Bambu itu.

Sementara AS telah merilis data tenaga kerja di akhir pekan dan data jumlah lowongan pekerjaan semalam yang juga lebih bagus dari perkiraan.

“Hasil ini juga menunjukkan potensi pemulihan ekonomi di tengah pandemi,” kata Ariston.

news edited by Equityworld Futures Semarang