Equityworld Futures Semarang – Harga emas naik tipis pada perdagangan Jumat (Sabtu waktu Jakarta) setelah data payroll nonpertanian AS yang suram memperbesar korban ekonomi dari virus corona. Hal ini meskipun dolar yang lebih kuat membatasi kenaikan emas batangan.

Equityworld Futures Semarang : Harga Emas Naik 0,4 Persen, Seiring Penguatan Dolar AS

Dikutip dari CNBC, harga emas di pasar spot naik 0,4 persen menjadi USD 1.619,40 per ons. Sedangkan harga emas berjangka AS naik 0,5 persen ke level USD 1.645,70 per ounce.

“Emas terus berada dalam mode menunggu dan melihat seberapa buruk ekonomi global akan mendapatkan dan berapa lama kondisi seperti depresi berlangsung,” kata Edward Moya, Analis Pasar Senior di OANDA.

AS memangkas 701 ribu pekerjaan pada Maret, mengakhiri 113 bulan berturut-turut dari pertumbuhan lapangan kerja. Hal ini sebagai dampak dari langkah-langkah ketat untuk mengendalikan wabah virus corona yang melukai bisnis dan pabrik, mengkonfirmasikan resesi sedang berlangsung.

kunjungi
PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka

Dolar AS menguat terhadap saingan, merayap menuju kenaikan mingguan lebih dari 2 persen. Hal tersebut karena kekhawatiran resesi global semakin meningkat.

“Sebagian besar pedagang akan mengharapkan emas menjadi lebih tinggi setelah data daftar gaji. Masalah emas adalah bahwa ketatnya pasokan berkurang dan dolar terus menggiling lebih tinggi.

“Pada akhirnya emas akan bersinar dari semua stimulus fiskal dan moneter yang dipompa ke pasar secara global,” tambahnya.

Pada Kamis lalu, harga emas naik lebih dari 1 persen setelah jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim untuk tunjangan pengangguran pekan lalu melonjak ke rekor tertinggi, karena lebih banyak yurisdiksi memberlakukan tindakan tetap di rumah untuk mengekang pandemi.

news edited by Equityworld Futures Semarang