Equityworld Futures Semarang – Harga emas turun 2 persen pada perdagangan Selasa (Rabu waktu Jakarta), berbalik arah dari sesi sebelumnya ketika mencapai puncaknya sejak 6 tahun terakhir. Ini setelah Amerika Serikat (AS) mengatakan akan menunda tarif pada beberapa produk China dan di tengah berita bahwa kedua belah pihak sepakat untuk melanjutkan pembicaraan perdagangan.

Equityworld Futures Semarang : Harga Emas Turun Seiring Mencairnya Tensi Perang Dagang

Mengutip CNBC, Rabu (14/8/2019) harga emas di pasar Spot turun 0,7 persen menjadi USD 1.501,36 per ounce, setelah sebelumnya mencapai level tertinggi sejak April 2013 di USD 1.534,31. Sementara harga emas berjangka AS turun 0,3 persen menjadi USD 1.512,6 per ounce.

Kantor Perwakilan Dagang AS mengatakan pemerintahan Trump akan menunda tarif 10 persen untuk produk-produk Cina tertentu, termasuk laptop dan ponsel, yang telah dijadwalkan mulai bulan depan.

kunjungi
PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka

“Pencairan, mungkin pertimbangan kembali atas tarif yang diusulkan baru-baru ini telah menguras panas dari reli (emas) untuk saat ini,” kata Tai Wong, Kepala Perdagangan Derivatif Logam Mulia dan Dasar di BMO.

“Meskipun ini tidak secara dramatis meredupkan pandangan positif keseluruhan untuk harga emas, itu akan merusak momentumnya dalam jangka pendek,” lanjut dia.

news edited by Equityworld Futures Semarang