Equityworld Futures Semarang – Harga minyak melemah didukung dari penurunan lebih besar dari perkiraan dalam persediaan minyak mentah Amerika Serikat ( AS ).  Selain itu, bursa saham AS atau wall street yang menguat terbatas.

Equityworld Futures Semarang : Harga Minyak Melemah Usai Stok AS Turun

Harga minyak Brent berjangka ditutup merosot 32 sen atau 0,5 persen ke posisi USD 61,82 per barel. Harga minyak West Texas Intermediate ( WTI ) turun 14 sen atau 0,26 persen ke posisi USD 53,76 per barel. Pada Selasa, WTI telah mencatat kenaikan harian terbesar sejak awal Januari.

Setelah membengkak mendekati level tertinggi dalam dua tahun, stok minyak mentah AS turun 3,1 juta barel pada pekan lalu dibandingkan harapan analis 1,1 juta barel.

The Energy Information Administration ( EIA ) juga menyatakan, produk olahan mencatat penurunan mengejutkan karena kenaikan penyulingan dan ekspor minyak mentah, serta penurunan produksi minyak mentah. Harga minyak sempat berubah positif setelah laporan EIA.

kunjungi
PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka

“Saya pikir, secara keseluruhan, itu adalah laporan positif. Bahkan dengan laporan bullish, setelah kenaikan besar kemarin, pasar ragu untuk mendorong jauh lebih tinggi,” kata Phil Flynn, Analis Price Futures, seperti dikutip dari laman Reuters, Kamis ( 20/6/2019 ).

Bursa saham AS juga membatasi kenaikan harga minyak. Bursa saham AS cenderung stabil setelah keputusan bank sentral AS mempertahankan suku bunga stabil seperti yang diharapkan.

“Pasar minyak mentah berkorelasi dengan itu. Saya tidak berpikir itu lebih dari sekadar sentimen,” ujar Bob Yawger, Direktur Mizuho.

news edited by Equityworld Futures Semarang