Equityworld Futures Semarang – Harga emas global di pasar spot pagi ini mengalami pelemahan. Jumlah pertambahan kasus infeksi virus corona yang lebih rendah dari biasanya serta dolar yang lagi perkasa jadi batu ganjalan untuk harga emas yang sudah tinggi untuk naik lagi.

Equityworld Futures Semarang : Ini nih yang Bikin Laju Harga Emas Dunia Agak Seret

China melaporkan jumlah orang yang terinfeksi virus mematikan bernama COVID-19 sebanyak 349. Jumlahnya turun dari sebelumnya yang mencapai 1.693 dan merupakan yang terendah sejak 25 Januari.

Jumlah pasien yang meninggal ada 108 turun dari sebelumnya 132 orang. Sampai dengan hari ini jumlah kasus yang dilaporkan di China mencapai lebih dari 74.000 dan pasien yang meninggal melebihi 2.100.

kunjungi
PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka

Walau jumlah kasus baru yang dilaporkan mengalami penurunan signifikan, WHO mengatakan masih terlalu dini untuk menyebut virus ini sudah mulai dapat dikontrol. Masih dibutuhkan banyak data dan observasi untuk menentukan apakah virus ini benar-benar sudah mulai jinak atau belum.

Hal ini membuat emas yang tadinya perkasa jadi agak terpeleset. Sejak 18 Februari harga emas global di pasar spot menyentuh level tertingginya dalam tujuh tahun terakhir di US$ 1.601/troy ons.

Harga emas kembali menguat kemarin dan ditutup di US$ 1.611,35/troy ons. Namun pagi ini, Kamis (20/2) harga emas terkoreksi tipis 0,07% ke level US$ 1.610,28/troy ons.

Dampak virus corona ditakutkan akan kembali membawa perekonomian global ke dalam perlambatan. Hal ini membuat aset-aset minim risiko yang salah satunya emas jadi diburu. Aksi perburuan ini memiliki konsekuensi yang tak lain dan tak bukan adalah mengerek naik harga si logam mulia.

Studi yang dilakukan Morgan Stanley mengatakan pertumbuhan PDB China berpotensi terpangkas 0,8-1,3 persen poin pada semester pertama 2020. Sementara studi lain yang dilakukan oleh S&P Global menyebut pertumbuhan ekonomi China dapat terpangkas hingga 1,3 persen poin.

news edited by Equityworld Futures Semarang