Equityworld Futures Semarang – Memanasnya perang dagang antara Amerika Serikat ( AS ) – China ikut serta menekan mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat ( AS ).

Equityworld Futures Semarang : Rupiah Bakal Sentuh 14.500 per dolar AS Imbas Perang Dagang

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah melemah 11 poin terhadap dolar AS ke posisi 14.434. Pada perdagangan sebelumnya, rupiah ditransaksikan di kisaran 14.423 per dolar AS.

Ekonom Centre of Reform on Economics ( CORE ), Piter Abdullah mengatakan, rupiah diperkirakan masih akan tertekan hingga kuartal II 2019.

“Perbaikan ekonomi AS menyebabkan presiden Trump semakin percaya diri melanjutkan perang dagang. Dengan mentahnya perundingan perang dagang, masa depan perdagangan global kembali muram. Harga komoditas bisa kembali terpuruk,” tuturnya.

“Ini kabar buruk untuk Indonesia yang mengandalkan ekspornya pada barang komoditas. Artinya semakin sulit untuk  memperbaiki defisit transaksi berjalan,” tambah dia.

kunjungi
PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka

Dia menjelaskan, posisi rupiah pada kondisi ini menjadi rawan mengingat investor asing sangat bergantung pada isu global yang tengah bergulir.

“Kondisi ini merupakan pertimbangan investor global atas investasi portfolio mereka di Indonesia. Sedikit saja mereka menarik investasi mereka keluar, rupiah secara significant melemah,” ujar dia.

Sementara itu, Ekonom Bank Permata Josua Pardede memprediksi rupiah berada di rentang 14.400-14.500 per dolar AS pada jangka pendek ini.

“Sejauh ini pelemahan rupiah hanya bersifat sementara. Rupiah akan cenderung menguat terhadap dollar AS ketika sentimen perang dagang mereda dan akan ditopang oleh perbaikan defisit transaksi berjalan pada tahun ini,” kata dia.

news edited by Equityworld Futures Semarang