Equityworld Futures Semarang – eq Namun ada potensi rupiah melemah karena tekanan Covid-19.

Equityworld Futures Semarang : Rupiah Berpotensi Melemah Dibayang-bayangi Virus Corona

Mengutip Bloomberg, Selasa (14/7/2020), rupiah dibuka di angka 14.355 per dolar AS, menguat jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.425 per dolar AS.

kunjungi
PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka

Sejak lagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 14.355 per dolar AS hingga 14.357 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah melemah 3,54 per dolar AS.

Sedangkan berdasarkan Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 14.512 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan patokan sebelumnya yang ada di angka 14.486 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa berpotensi tertekan seiring masih tingginya kasus positif Virus Corona baru atau COVID-19

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Selasa, mengatakan rupiah mungkin mendapatkan tekanan hari ini setelah indeks saham AS semalam terkoreksi dan pagi ini sebagian indeks saham Asia melemah.

“Pelemahan dipicu kekhawatiran pasar terhadap meningginya kasus COVID-19 secara global dan masih memanasnya ketegangan hubungan antara AS dan China,” ujar Ariston.

Negara bagian California, Amerika Serikat, melakukan lockdown kembali karena naiknya angka penularan COVID-19. Lockdown tersebut dinilai bisa mengganggu pemulihan ekonomi AS.

Sementara itu soal hubungan AS-China, kali ini AS mempermasalahkan klaim kepemilikan China terhadap sumber daya di Laut China Selatan.

“Di sisi lain, pasar juga masih mempertimbangkan potensi pemulihan ekonomi global di tengah pandemi yang bisa memberikan sentimen positif ke aset berisiko termasuk rupiah,” kata Ariston.

Ariston memperkirakan rupiah berpotensi tertekan ke arah 14.550 per dolar AS, dengan level support di kisaran 14.350 per dolar AS.

news edited by Equityworld Futures Semarang