Equityworld Futures Semarang – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat pada perdagangan Kamis ini. Pasar merespons positif hasil survei Indeks Manajer Pembelian (PMI) China pada Agustus.

Equityworld Futures Semarang : Rupiah Menguat Didukung Faktor Eksternal

Mengutip Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), Kamis (5/9/2019), rupiah dipatok di angka 14.153 per dolar AS, menguat jika dibandingkan dengan patokan sehari sebelumnya yang ada di angka 14.218 per dolar AS.

Sedangkan berdasarkan Kurs Bloomberg, rupiah dibuka di angka 14.160 per dolar AS, stabil jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.159 per dolar AS.

Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 14.142 per dolar AS hingga 14.165 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah masih menguat 1,56 persen.

Nilai tukar rupiah diprediksi masih menguat didukung faktor eksternal. “Dalam transaksi hari ini rupiah kemungkinan masih akan menguat karena fundamental eksternal masih mendukung,” kata Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi dikutip dari Antara.

kunjungi
PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka

Laporan meningkatnya sektor jasa China memberikan sentimen positif terhadap nilai tukar rupiah pada Rabu kemarin.

Pasar merespons positif hasil survei Indeks Manajer Pembelian (PMI) China pada Agustus yang tercatat sebesar 52,1 poin, tertinggi dalam tiga bulan terakhir.

Menurut Ibrahim, aktivitas bisnis yang masih mampu membukukan ekspansi di tengah eskalasi perang dagang dengan AS memberi harapan pada pelaku pasar bahwa perekonomian China dan pasokan global masih memiliki peluang untuk tumbuh.

Sementara itu, perekonomian domestik yang masih tumbuh relatif stabil ditengah gejolak global, juga menjadi katalis positif bagi nilai tukar.

Ibrahim memprediksi rupiah pada hari ini akan bergerak di kisaran 14.145 per dolar AS hingga 14.200 per dolar AS.

news edited by Equityworld Futures Semarang