Equityworld Futures Semarang – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak merosot tajam pada perdagangan Selasa ini. Mengutip Bloomberg, Selasa (6/8/2019), rupiah dibuka di angka 14.330 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.255 per dolar AS.

Equityworld Futures Semarang : Rupiah Sentuh Rp 14.300 per Dolar AS, Ini Kata Menko Darmin

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution menyebutkan melemahnya rupiah akibat ketegangan perdagangan antara AS dan China yang kembali meningkat dan direspons negatif oleh pasar.

“Namanya orang lagi perang dagang, yah masing masing bikin kebijakan sendiri. Amerika yah kebijakannya mengenakan tarif bea masuk sendiri. Ya China boleh saja nggak usah membalas dengan menaikkan lagi tingkat bunga, Yuannya saja dilemahkan oleh mereka,” kata dia saat ditemui di kantornya, Selasa (6/8/2019).

Menko Darmin menjelaskan hal tersebut memang tidak terlalu berpengaruh pada perekonomian Indonesia. Namun jika Yuan melemah, maka akan diikuti oleh negara berkembang lainnya.

kunjungi
PT. Equityworld Futures | Perusahaan Investasi Berjangka

“Masalahnya adalah, pada waktu Yuan melemah, itu banyak negara di dunia juga ikut melemah (mata uangnya),” ujarnya.

Sejak pagi hingga siang hari ini, nilai tukar rupiah bergerak di kisaran 14.307 per dolar AS hingga 14.359 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah masih mampu menguat 0,49 persen.

Sedangkan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 14.344 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan patokan sebelumnya yang ada di angka 14.231 per dolar AS.

news edited by Equityworld Futures Semarang