PT Alita Praya Mitra selaku perusahaan yang menerapkan Electronic Road Pricing (ERP) di Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, telah melakukan evaluasi. Pelaksana Teknis Uji Coba ERP, Nia Djamhur mengatakan, sejauh ini uji coba yang dilakukan sudah berjalan dengan baik namun masih ada kendala.

Nia mengungkapkan, koneksi antara gerbang, On Board Unit (OBU) dan kontrol room sudah terkoneksi dengan baik. Sebab sistem yang tengah diujicoba ini dapat membaca bentuk kendaraan, dan menentukan apakah kendaraan menggunakan OBU atau tidak.

“Kemarin yang kami perlihatkan sistem itu bisa baca bentuk dari kendaraan yang lewat di bawah gerbang, tapi plat nomor belum sempurna. Semua berjalan baik. Bentuk, plat, OBU dicapture dan informasi bisa dilihat di control room,” kata Nia saat dihubungi, Rabu (16/7).

Dia menambahkan, evaluasi secara teknis sudah sudah dipenuhi, dan uji coba masih sesuai dengan rencana. Namun rencananya minggu depan tahap uji coba selanjutnya akan dilaksanakan. Caranya dengan menangkap kendaraan dengan OBU yang berada di kendaraan lain.

“Secara teknis masih seperti rencana. Kita pasangan gerbang, cabel, kaera, koneksi dan buat laporan. Pada tahap itu di awal sudah bisa dilakukan. Minggu depan mulai uji coba lagi. Bagaimana kendaraan yang pasang (OBU) bisa capture di antara kendaraan lain,” ujarnya.

Sebagai bentuk evaluasi, dia menambahkan, sistem ERP harus dapat merekam nomor polisi dengan jelas. Selain itu uji coba teknologi fisik, environment Indonesia dan debu menjadi tantangan tersendiri.

“Yang harus dilakukan bagaimana nomor itu terekam dengan jelas. Itu tantangan, banyak yang dimodifikasi, dibengkokkan. Sangat disadari oleh dinas dan polisi. Plat nomor macam-macam modelnya.