EQUITYWORLS FUTURES – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengenang sosok Presiden ke-2 RI Soeharto sebagai seorang pemimpin yang berjasa besar bagi Indonesia.

Terlepas dari pemerintahannya yang otoriter, Fadli menilai, jasa-jasa Soeharto selama 32 tahun memimpin Indonesia tidak bisa dikesampingkan.

“Pak Harto saya kira banyak sekali jasa jasanya ketimbang apa yang jadi kritik masyarakat selama ini,” kata Fadli kepada Kompas.com, Selasa (26/1/2015).

Fadli menilai, kontribusi paling besar yang diberikan Soeharto di bidang pembangunan ekonomi, meski pada akhir jabatannya tahun 1998, Indonesia mengalami krisis moneter.

Hal ini bisa dilihat dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil dan kemiskinan absolut berkurang drastis sepanjang kepemimpinan Jenderal bintang lima itu.

“Pertumbuhan pertanian kita juga luar biasa sampai kita pernah mencapai swasembada beras,” ujar Fadli.

Memasuki satu windu wafatnya Soeharto, Fadli meminta agar masyarakat turut mengenang sisi-sisi positif almarhum. Apalagi, lanjut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini, tuduhan bahwa Soeharto melakukan praktik korupsi kolusi dan nepotimse selama masa kepemimpinannya tidak pernah terbukti secara hukum.

“Kalau saya sih termasuk orang yang respek, menghormati Pak Harto dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Beliau ini seorang manusia juga,” kata dia.

Soeharto wafat di Jakarta pada 26 Januari 2008 atau tepat delapan tahun lalu, pada usia 86 tahun. Jenazah Soeharto dimakamkan di Astana Giri Bangun, Solo, Jawa Tenga