EQUITYWORLD FUTURES – Sirkuit Ricardo Tormo, GP Valencia, jadi saksi berakhirnya drama MotoGP musim 2015. Hasil akhir, Jorge Lorenzo berhasil finish pertama dan menetapkan dirinya sebagai juara dunia. Sementara Rossi rival satu timnya, harus puas berada di posisi empat.

Di belakang Lorenzo, ada Marc Marquez yang membuntuti sejak awal pertandingan, dengan selisih akhir 0,263 detik, serta Dani Pedrosa pada posisi ketiga dengan jarak waktu 0,664 detik.

Sebelumnya, seperti dilansir laman Crash.net, Rossi menganggap bahwa dua pembalap Honda tersebut, sebenarnya bisa untuk membalap Lorenzo dengan kemampuannya.

Memang, saat pertandingan berlangsung, terlihat bahwa posisi Marquez benar-benar sangat dekat dengan Lorenzo. Namun, dari sekian banyak kesempatan yang dimiliki, Marc tetap tidak berhasil menyalip sang pemegang predikat juara dunia MotoGP 2015 tersebut.

Marquez mengatakan, dirinya tidak menyalip karena sempat ada bendera kuning di lokasi tempatnya berada.

“Ketika saya akan memulai serangan pada sisa empat lap terakhir, tiba-tiba berkibar bendera kuning, yang menandakan pembalap tidak boleh menyalip dan mengurangi kecepatan. Padahal posisi saya saat itu sangat dekat dengan Lorenzo. Karena hal tu, saya jadi kehilangan kecepatan,” ujar Marc.

Marc melanjutkan, ketika akan mencoba kembali pada lap berikutnya, konsentrasinya terganggu, karena Pedrosa tiba-tiba datang dan berusaha menyalip. Sehingga pertarungan sesaat dengan rekan timnya tersebut, dianggap membuat dirinya kehilangan kesempatan kembali, untuk membalap Jorge.

“Kemudian pada lap selanjutnya, saya kembali mencoba, namun tiba-tiba Dani datang dan menyalip saya. Karena situasi tersebut saya cukup kehilangan waktu, untuk bisa kembali mengejar Jorge Lorenzo untuk merebut posisi pertama,” ujar Marc.