EQUITYWORLD FUTURES – Sebuah mortir sepanjang 135 centimeter dan berdiameter 50 cm ditemukan di sebuah galian parit di Jalan Yogjakarta, Kelurahan Pardani Distrik Manokwari Barat, Jumat (3/6/2016).

Mortir tersebut diduga merupakan peninggalan perang dunia II, yang jatuh tidak meledak di areal lokasi tersebut.

Mortir ini pertama kali diketahui oleh Ely Krey, yang sedang melihat galian proyek yang tepat berada di depan galerinya. Saat ditemukan bom tersebut berada sekitar 15 cm di bawa permukaan tanah.

“Waktu para pekerja sedang menggali parit, saat melihat ada sebuah benda menyerupai bom. Saya langsung meminta para pekerja berhenti menggali dan melapor ke polisi,” kata dia kepada wartawan.

Menurut Ely, dugaan benda tersebut adalah bom, karena sebelumnya sekitar lokasi Jalan Yogjakarta juga ditemukan dua benda menyerupai bom yang telah berkarat.

“Penemuan ini kali ketiga. Sehingga dimungkinkan masih ada bom lainnya yang tertanam di areal ini,” tuturnya.

Atas laporan warga, tak berselang lama, petugas Gegana Brimob Polda Papua Barat, datang untuk mengamankan temuan tersebut. “Kita belum bisa memastikan jenisnya, karena butuh penelitian lebih lanjut,” kata Kanit Penjinak Bom (Jibom), Gegana Brimob Polda Papua Barat, Aipda Yos Longadi.

Untuk mengangkat mortir dari dalam parit, pihak keamanan meminta bantuan satu eksavator. Bom akhirnya berhasil diamankan ke kantor kepolisian Polres Manokwari.